06/06/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/07/2026 19:51
Jeddah, Arab Saudi - KJRI Jeddah menghadiri kegiatan Exit Meeting Amirul Hajj 2026 yang diselenggarakan di Kantor Urusan Haji Jeddah pada Sabtu (6/6). Pertemuan tersebut menjadi forum evaluasi penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M sekaligus wadah penyampaian berbagai masukan untuk peningkatan kualitas layanan jemaah haji Indonesia pada masa mendatang.
Kegiatan dihadiri oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, Amirul Hajj, jajaran Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. KJRI Jeddah turut berpartisipasi dalam proses evaluasi sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan layanan haji Indonesia di Arab Saudi.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Haji dan Umrah RI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026. Kolaborasi yang baik antara pemerintah, petugas haji, dan berbagai mitra layanan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada jemaah haji Indonesia.
Forum evaluasi juga membahas sejumlah rekomendasi untuk penyempurnaan layanan pada musim haji mendatang, antara lain peningkatan layanan di kawasan Armuzna, penguatan koordinasi dengan syarikah, peningkatan kualitas transportasi dan akomodasi, penguatan layanan kesehatan, serta peningkatan kompetensi petugas haji.
Selain itu, berbagai capaian penyelenggaraan haji tahun 2026 turut menjadi perhatian dalam forum tersebut, termasuk tingginya tingkat kepuasan jemaah, menurunnya jumlah keluhan, serta semakin baiknya tata kelola layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia.
KJRI Jeddah menyambut baik berbagai masukan dan rekomendasi yang disampaikan dalam forum tersebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan, pelindungan, dan kenyamanan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi pada tahun-tahun mendatang.
Sumber: Konsualat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah