06/04/2026 | Press release | Archived content
Santiago, Cili - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Santiago kembali berperan aktif dalam mempromosikan kekayaan warisan kebudayaan Indonesia pada Peringatan Hari Warisan Kebudayaan Cili (Día del Patrimonio), yang dinanungi langsung oleh Kementerian Kebudayaan, Seni, dan Warisan Cili; pada Minggu (31/5).
Pada kesempatan ini, KBRI Santiago mengusung tema khusus, yaitu "Discover Indonesia: Cultural Heritage, Gastronomy and Tourism". Acara yang dipusatkan di halaman KBRI Santiago ini berlangsung meriah dan berhasil menarik perhatian serta dihadiri oleh sekitar 350 masyarakat Cili.
Memeriahkan Día del Patrimonio, KBRI Santiago menghadirkan beragam kegiatan interaktif sepanjang perayaan. Masyarakat Cili yang hadir disuguhkan dengan demonstrasi kuliner pembuatan hidangan khas Soto Gongso yang dipandu langsung oleh Chef Sutiyono, serta kesempatan untuk mengenal seni bela diri tradisional melalui lokakarya Pencak Silat yang dibawakan oleh kelompok Pusaka Serak.
Atmosfer budaya Indonesia juga diperkuat melalui pemutaran film-film nasional, pertunjukan tari tradisional, serta lantunan musik angklung dan gamelan. Kemeriahan perayaan ini juga didukung oleh kehadiran zona bazar komprehensif yang menyajikan ragam kuliner Nusantara, pameran kain batik, hingga pusat informasi pariwisata Indonesia. Dalam menyukseskan jalannya acara dan pengadaan bazaar tersebut, KBRI Santiago bersinergi secara aktif menggandeng para pelaku usaha dari kalangan diaspora Indonesia serta komunitas Friends of Indonesia yang berada di Cili.
Rangkaian pertunjukan seni dan budaya yang menjadi puncak acara ini dibuka secara resmi oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Cili, Bapak Vedi Kurnia Buana. Dalam pidato sambutannya, Duta Besar RI menekankan betapa krusialnya peran pertukaran budaya antara Indonesia dan Cili dalam memperkuat fondasi hubungan bilateral kedua negara, di mana momentum perayaan Día del Patrimonio dinilai sebagai wadah yang sangat tepat untuk mempererat kedekatan tersebut. Selepas prosesi pembukaan resmi, panggung budaya langsung diramaikan oleh penampilan dari kelompok seni binaan KBRI Santiago yang secara apik mempersembahkan Tari Serampang 12 dan Tari Indang, yang kemudian dilanjutkan dengan keharmonisan alunan musik angklung serta gamelan.
Interaksi budaya yang hangat semakin terasa menjelang akhir acara, di mana para pengunjung turut berpartisipasi menari bersama di halaman KBRI mengikuti ritme dari pertunjukan penutup yang dibawakan oleh kelompok Gamelan Sudakarta lewat lagu "Ngunduh Layangan".
Secara keseluruhan, seluruh rangkaian kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari masyarakat setempat. Melalui partisipasi rutin dan konsisten dalam perayaan Día del Patrimonio ini, KBRI Santiago terus berkomitmen untuk memperkuat diplomasi budaya, mengintensifkan promosi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, serta mempererat hubungan antarmasyarakat (people-to-people contact) antara Indonesia dan Cili.
Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Santiago.