Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

03/26/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/26/2026 20:21

Indonesia Tampilkan Keunggulan dan Inovasi Kopi di MICE 2026

Berita
Indonesia Tampilkan Keunggulan dan Inovasi Kopi di MICE 2026
Tanggal
26 Maret 2026
Indonesia Tampilkan Keunggulan dan Inovasi Kopi di MICE 2026

Melalui Paviliun Indonesia, industri kopi nasional kembali berpartisipasi dalam Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026 yang diselenggarakan pada 26-28 Maret di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC).

1 / 11
arrow_back arrow_forward

Melbourne, Australia - Melalui Paviliun Indonesia, industri kopi nasional kembali berpartisipasi dalam Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026 yang diselenggarakan pada 26-28 Maret di Melbourne Convention and Exhibition Centre (MCEC). Partisipasi ini menjadi yang keempat kalinya secara berturut-turut dengan membawa unggulan industri kopi nasional.

Paviliun Indonesia yang diselenggarakan oleh KJRI Melbourne, KBRI Canberra, dan Atase Perdagangan RI, menghadirkan tiga produsen kopi di bawah Asosiasi Kopi Indonesia (ASKI): GravFarms Indonesia, Canaya Geothermal Coffee Producers (binaan PT Pertamina Geothermal Energy), serta Bang Raden Coffee (grup PT Sabani International). Selain itu, turut ditampilkan Papua Black Gold Coffee sebagai representasi kopi spesialti Arabika dari Papua Pegunungan dengan dukungan PT Freeport Indonesia.

Tidak hanya menampilkan produk kopi, Paviliun Indonesia juga menghadirkan Bell Living Lab (PT Kurva Lonceng Khatulistiwa), sebuah pusat inovasi yang mengolah limbah kopi menjadi material berkelanjutan untuk fesyen, furnitur, dan interior. Inisiatif ini mencerminkan penguatan ekonomi sirkular dalam industri kopi Indonesia, dari hulu ke hilir.

Pembukaan Paviliun Indonesia

Pembukaan Paviliun Indonesia (26/3) dihadiri oleh Duta Besar RI Canberra, Siswo Pramono; dan Konsul Jenderal RI di Melbourne, Yohannes Jatmiko Heru Prasetyo. Dalam sambutannya, Dubes RI menekankan pentingnya penguatan kemitraan global, perluasan peluang perdagangan, serta dorongan terhadap inovasi dan keberlanjutan industri kopi Indonesia. Konsul Jenderal RI di Melbourne turut menyoroti nilai strategis partisipasi Indonesia dalam MICE sebagai ajang kopi terbesar di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus pentingnya peningkatan penetrasi produk hilir kopi Indonesia di pasar Melbourne dan Victoria.

Partisipasi pada "Trip to Origin"

Pada hari berikutnya (27/3), Indonesia turut berpartisipasi dalam sesi "Trip to Origin", salah satu program unggulan MICE. Dalam sesi ini, para peserta Indonesia mempresentasikan profil perusahaan serta memperkenalkan karakteristik kopi Indonesia melalui kegiatan cupping. Kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk memperluas jejaring bisnis sekaligus meningkatkan pemahaman pasar global terhadap keberagaman dan kualitas kopi Indonesia.

Beberapa varian kopi yang ditampilkan antara lain Kamojang Sigarar Utang (metode geothermal wash dan natural quick dry), Lini S795 Sigarar Utang (dry hull-washed), serta Kalemago Fine Canephora (natural process). Sementara itu, pelaku usaha dari Papua Pegunungan memperkenalkan kopi Arabika typica melalui merek Papua Black Gold Coffee, Badama Coffee Yahukimo, dan Ndugama Wene Coffee.

Dukungan MICE oleh Bank Indonesia

Partisipasi Indonesia juga diperkuat oleh kehadiran Bank Indonesia yang bekerja sama dengan Aslan Coffee Roaster Australia melalui inisiatif Indonesian House of Beans. Inisiatif ini mencerminkan komitmen dalam mendorong ekspor produk pertanian premium serta memperkuat hubungan ekonomi dengan Australia.

Relevansi Indonesia - Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dengan Pertumbuhan Ekspor Kopi Indonesia

Implementasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) terus memberikan fondasi kuat bagi hubungan ekonomi kedua negara. Dalam lima tahun terakhir, total perdagangan barang dan jasa meningkat signifikan dari AUD 13,3 miliar pada 2020 menjadi AUD 31,3 miliar pada 2025. Ekspor kopi Indonesia ke Victoria juga menunjukkan tren positif, mencapai AUD 9,77 juta pada periode Juli 2024 hingga September 2025, yang didominasi oleh biji kopi mentah.

Partisipasi Indonesia dalam MICE menjadi salah satu platform strategis untuk mendorong peningkatan ekspor. Pada partisipasi tahun 2025, tercatat 53 potensi transaksi dengan nilai mencapai AUD 2,39 juta.

Keberlanjutan Partisipasi Indonesia pada MICE

MICE 2026 diikuti oleh lebih dari 150 peserta pameran dan menarik puluhan ribu pengunjung dari berbagai negara. Selain pameran, kegiatan ini juga mencakup berbagai program seperti Roasters Playground, Trip to Origin, Coffee Owners Education Series, Global Coffee Report Leaders Symposium, Product Innovation Awards, serta Coffee Industry Heroes Awards.

Partisipasi berkelanjutan Indonesia dalam MICE menegaskan komitmen untuk terus mempromosikan keberagaman, kualitas, dan inovasi kopi Indonesia di pasar global.

Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Melbourne

Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026
pdf • 8507.03KB
Download Melbourne International Coffee Expo (MICE) 2026

Survey Kepuasan Masyarakat

Feedback harus diisi
Simpan
Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on March 26, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on March 27, 2026 at 02:21 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]