03/27/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/26/2026 21:00
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1525 |
0.04% |
|
GBPUSD |
1.3331 |
0.01% |
|
AUDUSD |
0.6890 |
-0.94% |
|
NZDUSD |
0.5760 |
-0.05% |
|
USDJPY |
159.78 |
-0.14% |
|
USDCHF |
0.7945 |
0.05% |
|
USDCAD |
1.3859 |
0.01% |
|
GOLDUD |
4,388.67 |
-0.09% |
|
COFU |
93.31 |
-0.23% |
|
USD/IDR |
16,898 |
0.00% |
Jumat, 27 Maret 2026 - Pada penutupan pekan pagi ini harga minyak terpantau bergerak terkoreksi bearish menyusul isyarat Trump untuk memperpanjang gencatan serangan ke Iran. Meski demikian, penolakan proposal damai AS dan eskalasi serangan Israel di kawasan regional Timur Tengah menjadi katalis yang berpotensi mendorong minyak kembali bullish.
Presiden AS Donald Trump pada hari Kamis mengumumkan akan memperpanjang jeda serangan terhadap pembangkit energi Iran selama 10 Hari hingga Senin, 6 April, pukul 20:00 ET, dan pembicaraan damai dengan Teheran berjalan sangat baik. Sebelumnya, Trump mengatakan akan memberlakukan periode lima hari jeda serangan yang dimulai pada 30 Maret dengan mengklaim telah ada pembicaraan antara AS dengan Iran.
Turut meningkatkan harapan meredanya perang Iran, Trump pada hari Kamis juga mengatakan bahwa tindakan Iran yang mengizinkan 10 kapal tanker minyak, yang berbendera Pakistan, untuk melintasi Selat Hormuz sebagai isyarat niat baik dalam negosiasi.
Sementara itu, seorang pejabat Iran pada hari Kamis mengatakan bahwa proposal AS yang terdiri dari 15 poin, yang disampaikan ke Teheran oleh Pakistan, telah ditinjau secara rinci pada Rabu malam oleh para pejabat senior Iran dan perwakilan pemimpin tertinggi Iran. Pejabat tersebut menyampaikan bahwa proposal tersebut telah ditolak karena persyaratan yang diusulkan bersifat sepihak dan tidak adil, hanya menguntungkan AS dan Israel. Meskipun ditolak, namun Teheran masih memberi sinyal bahwa dialog tetap mungkin dilanjutkan.
Dukungan lainnya datang dari sebuah pernyataan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) yang mengatakan telah menyelesaikan gelombang serangan skala besar terhadap infrastruktur pemerintah di Teheran pada Jumat pagi. Secara terpisah, pasukan Israel juga melancarkan serangan yang menghantam pinggiran selatan Beirut pada Jumat pagi, menyusul ancaman yang dilontarkan sebelumnya oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Rabu bahwa Israel akan merebut kendali atas wilayah-wilayah baru di Lebanon.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $96 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $91 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
21:00 |
USA - Michigan Consumer Sentiment |
53.5 |
56.6 |
|
|
21:00 |
USA - Michigan Inflation Expectations |
3.4% |
3.4% |