07/16/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/16/2026 11:01
KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA
SIARAN PERS
HM.02.04/232/SET.M.EKON.3/07/2026
Menko Airlangga Menandatangani Perjanjian Pendirian WAICO, Sesuai Arahan Presiden Untuk Mendorong Agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB
Shanghai, 16 Juli 2026
Pemerintah Indonesia secara resmi menandatangani dokumen pendirian Organisasi Kerjasama Kecerdasan Artifisial Global (World Artificial Intelligence Cooperation Organization atau WAICO). Penanda tanganan dokumen pendirian WAICO ini, dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, atas arahan dan petunjuk langsung yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto, yang disampaikan dalam Rapat Terbatas pada tanggal 13 Juli yang lalu.
Keikutsertaan Indonesia dalam deklarasi WAICO ini juga sebagai wujud nyata komitmen Indonesia untuk terus memperkuat kerja sama internasional dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence atau AI). Menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo, Menko Airlangga mewakili Indonesia menanda tangani dokumen perjanjian ini
Menko Airlangga menegaskan bahwa penandatanganan ini dilakukan atas arahan Presiden Prabowo untuk mendorong Pembangunan ekonomi yang mempercepat Agenda Pembangunan Berkelanjutan dari PBB, dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat di seluruh dunia. Menyadari perlunya terlibat langsung dalam kerja sama internasional dan tata kelola global tentang AI untuk pengembangan yang sehat dan ke arah yang bermanfaat, aman, dan adil untuk kepentingan seluruh umat manusia, sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB.
Penandatanganan oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ini, dilakukan bersama dengan para perwakilan sekitar 30 negara, yang diwakili oleh beberapa Wakil Perdana Menteri, para Menteri dan pejabat setingkat Menteri serta para perwakilan pemerintah, termasuk Tiongkok sebagai tuan rumah, Brazil, Rusia, Malaysia, Afrika Selatan, dan sejumlah negara lainnya.
Dokumen ini merupakan kesepakatan dari negara-negara yang menanda tangani, untuk membentuk WAICO atau dokumen "Agreement on the Establishment of the World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO)". WAICO didirikan sebagai organisasi internasional antar pemerintah yang independen dan diberikan personalitas hukum internasional, dan semua negara yang menandatangani dokumen perjanjian ini akan menjadi pendiri dan Negara Anggota WAICO.
Momentum bersejarah penandatangan dokumen perjanjian pendirian WAICO ini, berlangsung dalam rangkaian acara konferensi World Artificial Intelligence Conference (WAIC) 2026 di Shanghai. Sebelum penandatanganan, dilakukan pertemuan dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Xi Jinping dan juga pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres.
Penandatanganan ini menjadi tonggak yang sangat penting bagi pengembangan kemitraan strategis antar negara, untuk mendorong tata kelola kecerdasan artifisial (AI), serta menandai babak baru berdirinya WAICO sebagai organisasi internasional antar Pemerintah yang independen dan berfokus pada kerja sama kecerdasan buatan (AI) di ranah sipil (civilian domain) secara inklusif dan non-diskriminatif.
Menko Airlangga menegaskan bahwa kehadiran Indonesia sebagai salah satu Anggota Pendiri (Founding Member) dalam organisasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan arah pengembangan tata kelola AI global tetap berpusat pada manusia (human-centric approach) dan menghadirkan manfaat yang setara bagi seluruh negara, khususnya negara-negara berkembang dalam mendorong kemajuan pembangunan dan meningkatkan pertumbuhan ekonominya.
"Penandatanganan dokumen perjanjian pendirian WAICO hari ini adalah tonggak penting bagi kita semua. Melalui wadah ini, Indonesia berkomitmen untuk mengambil peran aktif menjembatani kesenjangan kemampuan teknologi secara global (bridging the AI divide). Kehadiran para perwakilan Pemerintah negara sahabat menegaskan bahwa kita memiliki visi yang sama dalam mengelola AI agar lebih aman (safe), tepercaya (trustworthy), dan beretika (ethical)," terang Menko Airlangga di Shanghai, Jumat (17/07). (dlt/iqb/tam)
***
Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Haryo Limanseto
Website: www.ekon.go.id
Twitter, Instagram, Facebook, Threads, TikTok, & YouTube: @PerekonomianRI
Email: [email protected]
LinkedIn: Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia