05/17/2026 | Press release | Distributed by Public on 05/17/2026 00:41
Tuban - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan ground breaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di berbagai wilayah Indonesia. Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa Polri terus berkontribusi aktif dalam mendukung swasembada pangan nasional melalui penanaman jagung, pembangunan infrastruktur penyimpanan pangan, penyaluran kredit usaha rakyat bagi petani, hingga pengembangan program makan bergizi gratis.
Kapolri menegaskan bahwa sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. "Polri berkomitmen untuk terus mendukung dan mewujudkan ekosistem pertanian jagung secara menyeluruh mulai dari hulu sampai dengan hilir, meliputi penyiapan lahan, penyediaan bibit, penanaman, perawatan, hingga memastikan penyerapan hasil panen," ujar Kapolri.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi utama kekuatan bangsa dan bagian strategis dalam menjaga kedaulatan negara. Presiden mengapresiasi inovasi dan kontribusi nyata Polri dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui berbagai terobosan di sektor pertanian, energi, dan distribusi pangan.
"Tidak mungkin suatu negara bertahan tanpa produksi pangan yang aman, lancar, dan berkesinambungan. Apa pun yang kita lakukan untuk mengamankan dan meningkatkan produksi pangan berarti kita sedang mengamankan masa depan dan kedaulatan bangsa," tegas Presiden Prabowo.
Kehadiran Menhan RI dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen Kementerian Pertahanan untuk terus mendukung kebijakan nasional yang memperkuat ketahanan negara melalui sinergi antar sektor, termasuk pangan, energi, dan kesejahteraan masyarakat. (Biro Infohan Setjen Kemhan)
Sumber Dokumentasi : BPMI Setpres