Ministry of Defense of the Republic of Indonesia

07/11/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/10/2026 21:34

Ditjen Kuathan Kemhan Gelar Bantuan Kesehatan bagi Masyarakat di Wilayah Perbatasan Napan

Sabtu, 11 Juli 2026

NTT - Direktorat Jenderal Kekuatan Pertahanan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Ditjen Kuathan Kemhan RI) yang diwakili Direktorat Kesehatan (Ditkes) Ditjen Kuathan Kemhan RI melaksanakan kegiatan Bantuan Kesehatan bagi masyarakat di wilayah perbatasan Napan, Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan program kerja tahunan Subdirektorat Dukungan Kesehatan (Subdit Dukkes) Ditkes Ditjen Kuathan Kemhan RI sekaligus menjadi salah satu program prioritas dalam Rencana Strategis (Renstra) Kemhan Tahun 2025-2029. Program ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan negara, melalui peningkatan akses layanan kesehatan dan penguatan kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan bantuan kesehatan dipimpin langsung oleh Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan RI, Marsekal Pertama TNI dr. Mukti Arja Berlian, Sp.PD., Sp.KP., M.M., FINASIM. Kegiatan dilaksanakan secara sinergis bersama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara, serta unsur TNI di wilayah perbatasan.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim kesehatan memberikan pelayanan pengobatan umum, pelayanan farmasi, serta pemeriksaan laboratorium yang meliputi pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat kepada masyarakat. Selain itu, masyarakat juga menerima makanan bergizi dan bantuan sosial berupa paket sembako yang disalurkan kepada warga di tiga desa, yaitu Desa Napan, Desa Tes, dan Desa Sainoni, sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam mendukung kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan.

Pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat yang dilaksanakan dalam kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dicanangkan pemerintah. Program tersebut bertujuan melakukan deteksi dini terhadap penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan gangguan metabolik lainnya. Pada tahun 2026, pelaksanaan program tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kesehatan, tetapi juga diperkuat dengan tindak lanjut berupa pengobatan dan edukasi kesehatan secara gratis bagi masyarakat yang terdeteksi memiliki faktor risiko penyakit, sehingga dapat mencegah perkembangan penyakit menjadi lebih serius.

Melalui kegiatan bantuan kesehatan ini, Kemhan menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan. Selain meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pertahanan negara.

Menutup seluruh rangkaian kegiatan, Direktur Kesehatan Ditjen Kuathan Kemhan RI menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur TNI, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta seluruh warga Napan yang telah mendukung dan berpartisipasi aktif sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah perbatasan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Ministry of Defense of the Republic of Indonesia published this content on July 11, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 11, 2026 at 03:34 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]