Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

08/08/2026 | Press release | Distributed by Public on 08/08/2026 01:11

Memasuki Usia ke-59, ASEAN Harus Terus Memperjuangkan Kepentingan Rakyatnya di Tengah Dinamika Globa ...

Memasuki Usia ke-59, ASEAN Harus Terus Memperjuangkan Kepentingan Rakyatnya di Tengah Dinamika Global
Tanggal
8 Agustus 2026
Memasuki Usia ke-59, ASEAN Harus Terus Memperjuangkan Kepentingan Rakyatnya di Tengah Dinamika Global
Indonesia | English

ASEAN harus terus memastikan bahwa kerja sama kawasan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakatnya. Pesan tersebut ditegaskan Menteri Luar Negeri RI Sugiono pada peringatan ke-59 Hari ASEAN yang diselenggarakan di Markas Besar ASEAN (8/8).

1 / 2
arrow_back arrow_forward

Jakarta, Indonesia - ASEAN harus terus memastikan bahwa kerja sama kawasan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakatnya. Pesan tersebut ditegaskan Menteri Luar Negeri RI Sugiono pada peringatan ke-59 Hari ASEAN yang diselenggarakan di Markas Besar ASEAN, Jakarta (8/8).

"Keberhasilan ASEAN akan diukur dari kemampuannya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga, memperoleh pekerjaan yang layak, hidup dengan aman, serta menatap masa depan dengan penuh keyakinan", tutur Menlu Sugiono.

Untuk itu, ASEAN perlu terus memperkuat kapasitasnya dalam melindungi masyarakat dari dampak berbagai dinamika dan krisis global. Upaya tersebut, antara lain, mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, pelindungan warga negara ketika krisis terjadi, serta penyiapan generasi muda melalui pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk memimpin ASEAN pada masa mendatang.

Hal ini juga berarti bahwa ASEAN tidak boleh menjadi arena rivalitas antar kekuatan besar ataupun memihak salah satunya. ASEAN harus selalu berpihak pada masyarakatnya demi kesejahteraan, keamanan, dan masa depan mereka.

Menlu Sugiono selanjutnya menegaskan bahwa ASEAN memiliki modalitas penting dalam menavigasi situasi dunia yang semakin kompleks. Sejak didirikan pada tahun 1967, ASEAN telah mampu menghadapi berbagai persaingan dan krisis di kawasan tanpa lepas dari prinsip utamanya, yaitu memajukan persatuan, perdamaian, dan dialog.

Hampir enam dekade kemudian, arsitektur kawasan yang dibangun ASEAN tidak hanya berdiri tetapi juga terus berkembang dan beradaptasi. Dalam proses tersebut, sentralitas ASEAN semakin memperoleh kepercayaan sebagai jangkar dalam mendorong perdamaian dan stabilitas kawasan.

"Dunia saat ini membutuhkan bridge-builder yang mampu meredakan ketegangan, menumbuhkan kepercayaan, dan menjaga dialog tetap berjalan. Inilah peran yang telah dimainkan ASEAN selama hampir enam dekade," tutur Menlu Sugiono.

Ke depannya, Menlu Sugiono menuturkan bahwa ASEAN harus mampu menentukan arahnya sendiri, sekaligus memperkuat institusi, kapasitas, dan sumber daya yang diperlukan untuk mewujudkan aspirasi Visi Komunitas ASEAN 2045.

Peringatan ke-59 Hari ASEAN merupakan momen bersejarah karena merupakan yang pertama kalinya dihadiri oleh sebelas Negara Anggota pasca masuknya Timor-Leste pada November 2025 lalu. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekjen ASEAN dan komunitas diplomatik dari Negara Anggota ASEAN di Jakarta serta perwakilan dari berbagai misi diplomatik di Jakarta.

Sumber: Kementerian Luar Negeri

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on August 08, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on August 08, 2026 at 07:11 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]