06/11/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/10/2026 21:19
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1536 |
0.15% |
|
GBPUSD |
1.3372 |
0.10% |
|
AUDUSD |
0.6998 |
0.11% |
|
NZDUSD |
0.5810 |
-0.17% |
|
USDJPY |
160.50 |
-0.01% |
|
USDCHF |
0.7988 |
-0.08% |
|
USDCAD |
1.3944 |
-0.06% |
|
GOLDUD |
4,061.70 |
0.68% |
|
COFU |
92.25 |
-0.67% |
|
USD/IDR |
17,966 |
0.00% |
Kamis, 11 Juni 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak terkoreksi bearish pasca rilisnya proyeksi terbaru EIA. Meski demikian, sinyal eskalasi situasi di Timur Tengah pasca Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz menyusul serangan AS, dan Israel yang kembali menyerang Lebanon, menjadi katalis yang berpotensi mendukung harga kembali bullish.
Dalam laporan Prospek Energi Jangka Pendek bulan Juni yang dirilis hari Rabu, EIA memperkirakan permintaan minyak global akan turun sebesar 1,1 juta bph pada tahun 2026 akibat harga bahan bakar yang tinggi, ketersediaan bahan bakar yang berkurang. EIA memproyeksikan sebagian besar penurunan permintaan akan terjadi di Asia. Permintaan akan kembali pulih pada tahun 2027, meningkat sebesar 2,5 juta bph seiring penurunan harga dan kembalinya arus pasokan, kata EIA.
Sementara itu, militer AS melancarkan serangan terhadap beberapa target di Iran pada Kamis pagi waktu setempat, kata Komando Pusat AS, beberapa jam setelah Presiden Trump bersumpah untuk menyerang Iran dengan keras, dalam upaya memaksa Teheran untuk segera menyetujui kesepakatan damai dengan AS. Pasca serangan AS tersebut, militer Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup untuk semua lalu lintas, termasuk kapal komersial dan kapal tanker minyak. Eskalasi aksi saling serang antara AS dan Iran dalam beberapa hari terakhir membuat harapan tercapainya kesepakatan damai ikut meredup.
Masih dari Timur Tengah, militer Israel melancarkan serangan udara terhadap Lebanon yang menewaskan sedikitnya 13 orang pada hari Rabu. Di hari yang sama, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendesak rakyat Lebanon untuk turut serta bergabung dengan Israel dalam melawan Hizbullah. Kantor Berita Nasional milik negara Lebanon melaporkan serangan Israel di lebih dari 30 lokasi di Lebanon selatan dan timur pada hari Rabu, termasuk di Tayr Debba dan Deir Qanun Al-Nahr, dan di tiga kota tempat militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi.
Dukungan lainnya datang dari laporan stok terbaru EIA yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 7,23 juta barel pada pekan yang berakhir 5 Juni, menandai penurunan mingguan ketujuh berturut-turut dan melampaui ekspektasi penurunan sebesar 4 juta barel. Laporan EIA tersebut mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $94 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $89 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
19:30 |
USA - PPI MoM |
0.7% |
1.4% |
|
|
19:30 |
USA - Initial Jobless Claims |
219K |
225K |
|
|
19:30 |
USA - Continuing Jobless Claims |
1780K |
1777K |