Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

08/27/2026 | Press release | Distributed by Public on 08/28/2026 01:47

Perluas Pasar Korea, Produk Furnitur Indonesia Hadir di KOFURN 2026

Berita
Perluas Pasar Korea, Produk Furnitur Indonesia Hadir di KOFURN 2026
Tanggal
27 Agustus 2026
Perluas Pasar Korea, Produk Furnitur Indonesia Hadir di KOFURN 2026
Indonesia | English

KBRI Seoul perluas akses pasar furnitur Indonesia melalui KOFURN 2026. Paviliun Indonesia menampilkan produk unggulan dari 13 perusahaan dengan material alami dan desain berkelanjutan.

1 / 10
arrow_back arrow_forward

Gyeonggi, Korea Selatan - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Seoul menghadirkan Paviliun Indonesia dalam pameran "Korea International Furniture and Interior Fair (KOFURN) 2026" yang berlangsung di KINTEX, Gyeonggi pada (27-30/8). Keikutsertaan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi produk furnitur dan interior Indonesia di Korea Selatan.

Dalam pameran ini, KBRI Seoul bersama Kementerian Perdagangan RI membawa 13 perusahaan terkurasi untuk menampilkan produk unggulannya, sekaligus dipertemukan dengan 16 calon mitra dan pembeli Korea melalui sesi business matching untuk membuka peluang ekspor, distribusi, pengembangan desain, hingga kemitraan strategis jangka panjang antara industri furnitur kedua negara.

Duta Besar RI untuk Republik Korea, Cecep Herawan, menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia di KOFURN 2026 memiliki peran penting dalam mendorong diplomasi ekonomi yang berorientasi pada hasil nyata.

"Keikutsertaan Indonesia di KOFURN merupakan bagian dari upaya konkret diplomasi ekonomi untuk membawa lebih banyak produk nasional bernilai tambah masuk ke pasar Korea. Kita ingin membangun branding yang kuat sekaligus membuka hubungan bisnis yang berkelanjutan antara pelaku industri Indonesia dan Korea," ujar Cecep Herawan.

Paviliun Indonesia menampilkan keunggulan material berbasis alam seperti kayu jati dan rotan, sekaligus menawarkan berbagai produk yang mengusung prinsip berkelanjutan melalui pemanfaatan bahan daur ulang, desain knock down yang efisien, dan proses produksi optimal.

Selain unggul secara kualitas, daya saing produk furnitur Nusantara semakin diperkuat oleh skema Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA) yang memberikan fasilitas pembebasan tarif bea masuk hingga nol persen pada hampir semua produk furnitur asal Indonesia di pasar Korea Selatan.

Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Seoul

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on August 27, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on August 28, 2026 at 07:47 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]