01/22/2026 | Press release | Distributed by Public on 01/21/2026 21:21
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1689 |
-0.16% |
|
GBPUSD |
1.3431 |
-0.11% |
|
AUDUSD |
0.6761 |
0.50% |
|
NZDUSD |
0.5842 |
0.17% |
|
USDJPY |
158.23 |
0.16% |
|
USDCHF |
0.7952 |
0.13% |
|
USDCAD |
1.3826 |
0.13% |
|
GOLDUD |
4,816.79 |
-0.92% |
|
COFU |
60.68 |
0.03% |
|
USD/IDR |
16,958 |
0.00% |
Kamis, 22 Januari 2026 - harga minyak pagi ini terpantau bergerak menguat didukung oleh sentimen dari meredanya ancaman konflik yang lebih luas antara AS dengan EU pasca Trump membatalkan rencana tarif tambahan terkait Greenland. Selain itu, rilisnya proyeksi terbaru dari IEA serta laporan stok API juga menjadi katalis positif bagi harga minyak.
Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu resmi menarik kembali ancamannya untuk memberlakukan tarif tambahan terhadap delapan negara Eropa pada 1 Februari mendatang. Pembatalan tersebut menyusul pertemuan Trump dengan sekretaris jenderal NATO, Mark Rutte, pada hari Rabu, yang disebutnya "sangat produktif", dan Trump juga mengklaim telah membentuk "kerangka kerja" kesepakatan mengenai Greenland.
Turut mendukung harga, dalam Laporan Bulanan Pasar Minyak Januari 2026 yang dirilis hari Rabu, IEA memproyeksikan pertumbuhan permintaan minyak global akan mencapai rata-rata 930.000 barel per hari pada tahun 2026, naik dari 850.000 barel per hari pada tahun 2025.
Dukungan lainnya datang dari laporan stok terbaru dari grup industri API yang menunjukkan persediaan minyak mentah AS turun sebesar 3,04 juta barel pada pekan yang berakhir 16 Januari. Laporan API itu mengindikasikan permintaan yang kuat di pasar minyak AS. Meski demikian, pelaku masih menantikan rilisnya laporan stok resmi versi pemerintah yang akan dirilis oleh EIA.
Sementara itu, Trump pada hari Rabu memperingatkan bahwa Hamas hanya diberikan waktu hingga tiga minggu untuk melucuti senjata, atau akan dihancurkan. Ancaman keras Trump tersebut menguatkan kembali kesepakatan damai Gaza yang rapuh.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $63 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $58 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
20:30 |
USA - GDP Growth Rate QoQ |
4.3% |
3.8% |
|
|
20:30 |
USA - Initial Jobless Claims |
212K |
198K |
|
|
22:00 |
USA - Core PCE Proce Index MoM |
0.1% |
0.2% |
|
|
22:00 |
USA - Personal Income MoM |
0.3% |
0.4% |
|
|
22:00 |
USA - Personal Spending MoM |
0.1% |
0.3% |