05/19/2026 | Press release | Distributed by Public on 05/18/2026 21:43
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1655 |
-0.04% |
|
GBPUSD |
1.3431 |
-0.07% |
|
AUDUSD |
0.7165 |
-0.25% |
|
NZDUSD |
0.5871 |
-0.22% |
|
USDJPY |
158.83 |
0.06% |
|
USDCHF |
0.7846 |
0.06% |
|
USDCAD |
1.3738 |
0.07% |
|
GOLDUD |
4,570.36 |
-0.11% |
|
COFU |
102.58 |
0.28% |
|
USD/IDR |
17,661 |
0.00% |
Selasa, 19 Mei 2026 - Harga minyak pagi ini terpantau bergerak bullish didukung oleh sentimen dari peringatan IEA terkait kondisi persediaan minyak global, dan isyarat eskalasi ketegangan lebih lanjut di wilayah Timur Tengah. Meski demikian, keputusan Trump untuk menangguhkan serangan terhadap Iran membuat lonjakan harga teredam.
Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, pada hari Senin memperingatkan bahwa persediaan minyak komersial menipis sangat cepat di tengah perang AS - Iran, di mana dengan kondisi tersebut diperkirakan hanya akan mampu bertahan beberapa minggu. Birol juga menambahkan IEA telah merilis sebanyak 2,5 juta barel minyak per hari ke pasar dari cadangan minyak strategis, namun ia menekankan bahwa cadangan IEA juga terbatas.
Turut mendukung harga, Pakistan telah mengerahkan 8.000 tentara, bersama dengan satu skuadron jet dan sistem pertahanan udara ke Arab Saudi sebagai bagian dari pakta pertahanan bersama mereka. Situasi tersebut mengisyaratkan eskalasi perang Iran yang terus berlanjut berpotensi memicu perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Sementara itu, Presiden Donald Trump pada hari Senin mengatakan telah membatalkan serangan terhadap Iran yang direncanakan pada hari Selasa setelah permohonan dari para pemimpin sekutu Teluk Persia, yang meminta lebih banyak waktu untuk mencari solusi diplomatik. Tepat beberapa jam setelah mengumumkan penangguhan tersebut, Trump juga menambahkan bahwa ada peluang yang sangat baik bagi AS dapat mencapai kesepakatan dengan Iran terkait senjata nuklir Teheran.
Untuk indikator yang dipantau oleh pasar dalam waktu dekat adalah rilisnya laporan mingguan stok minyak versi grup industri API. Laporan ini biasanya menjadi gambaran awal yang digunakan untuk melihat arah permintaan minyak di pasar, sebelum dirilisnya laporan stok resmi versi pemerintah.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $105 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $100 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
21:00 |
USA - Pending Home Sales MoM |
1.3% |
1.5% |