04/15/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/14/2026 21:59
Jakarta, Indonesia - Menyusul evakuasi tahap pertama dan kedua, Kementerian Luar Negeri kembali memfasilitasi evakuasi bagi 45 WNI dari Iran yang terdampak eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah. Adapun para WNI evacuee dijadwalkan tiba secara bertahap melalui 3 (tiga) kloter ketibaan pada tanggal 14-16 April 2026.
Kloter pertama tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada hari Selasa, 14 April 2026 pukul 18.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Baku, Azerbaijan. Setelah ketibaan, para WNI evacuee diserahterimakan kepada Dinsos DKI Jakarta, Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, serta Lampung untuk menjalani proses pemulangan ke daerah asal masing-masing.
Sementara itu, kloter kedua dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu, 15 April 2026, disusul kloter ketiga pada Kamis, 16 April 2026.
Pelaksanaan evakuasi merupakan respon dari Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di luar negeri, dalam hal ini KBRI Tehran dan KBRI Baku, guna memastikan keselamatan dan pelindungan WNI di wilayah yang terdampak konflik.
Berdasarkan catatan KBRI Tehran per 7 April 2026, jumlah WNI yang tercatat berada di wilayah Iran (setelah evakuasi tahap pertama dan kedua) adalah 281 orang, yang mayoritas berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa dengan konsentrasi utama di Kota Qom, dan sisanya adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI) serta ekspatriat.
Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tehran terus melakukan komunikasi intensif untuk memastikan kondisi dan keberadaan para WNI, serta melakukan asesmen tentang bentuk bantuan yang saat ini dapat diberikan.
Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia