04/28/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/27/2026 20:18
Surabaya, Indonesia - Aksi nyata komunitas seperti Pandawara Group, 4goodthings, dan The Sanitizer Indonesia menjadi sorotan utama dalam peringatan ASEM Day 2026 pada hari Kamis (23/04). Kehadiran para pejuang lingkungan ini menegaskan pesan kuat bahwa solusi untuk krisis global dapat lahir dari gerakan lokal yang konsisten dan penuh dedikasi.
Mengangkat tema "One Planet, Infinite Responsibility," forum kolaborasi antara Ditjen Amerika dan Eropa Kemlu RI dengan SDGs Center Universitas Airlangga (UNAIR) ini menempatkan generasi muda sebagai aktor kunci. Melalui sesi "Local Heroes, Global Impact: Youth Action for a Sustainable Future," para penggerak komunitas berbagi pengalaman dalam menginisiasi perubahan nyata dari tingkat akar rumput hingga mampu menciptakan dampak luas di tingkat internasional. Diskusi yang dihadiri sekitar 150 peserta ini menegaskan bahwa dampak global dapat dimulai dari aksi lokal yang konsisten.
Duta Besar Andri Hadi, Gubernur Indonesia untuk ASEF, menekankan pentingnya sinergi lintas kawasan untuk menghadapi tantangan zaman. Urgensi ini diperkuat oleh pesan dari Utusan Khusus Sekjen PBB untuk Air, Retno L.P. Marsudi, yang mengajak seluruh pihak mempererat kerja sama dalam mengatasi krisis air dunia.
Tak hanya diskusi, kreativitas digital pun turut diapresiasi. Kompetisi Instagram Reels di ajang ini membuktikan bahwa platform media sosial kini menjadi alat advokasi lingkungan yang efektif dan inspiratif bagi publik.
Sebagai penutup, semangat kolaborasi tersebut diwujudkan melalui Sustainability Retreat ke PSEL Benowo dan Ekowisata Mangrove Wonorejo. Dalam momen ini, Dirjen Amerop Dubes Grata Endah Werdaningtyas bersama perwakilan negara mitra ASEM mengadopsi bibit mangrove sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga ekosistem bumi demi masa depan yang berkelanjutan.
Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia