PT Perusahaan Gas Negara Tbk

01/26/2026 | Press release | Distributed by Public on 01/26/2026 01:40

26 Jan 2026PGN Area Bojonegoro Gelar Edukasi Keselamatan Gas Bumi di Lamongan

Kembali Ke Beranda

26 Jan 2026

PGN Area Bojonegoro Gelar Edukasi Keselamatan Gas Bumi di Lamongan

PT Perusahaan Gas Nagara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina, Area Bojonegoro, menggelar safety edukasi atau penyuluhan keselamatan penggunaan gas bumi di Perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026). Melalui kegiatan bertajuk "Kenali GasKita Lebih Dekat: Praktis, Aman, dan Handal, Pelanggan Tahu, Pelanggan Nyaman", PGN ingin meningkatkan kualitas layanan dan kenyamanan pelanggan saat menggunakan gas bumi di rumah.

Sekitar 84 warga, didampingi pengurus RW dan tokoh masyarakat setempat, mendapatkan sosialisasi tata cara berlangganan gas dan edukasi keselamatan dalam penggunaan gas bumi bagi pengguna gas rumah tangga. Dalam hal ini, PGN juga ingin memastikan pelanggan memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaannya.

Peserta menerima edukasi,bahwa gas bumi merupakan energi yang aman dan ramah lingkungan apabila digunakan sesuai standar keselamatan. Gas bumi bersifat ringan, sehingga mudah mengurai ke udara atau atmosfer apabila terjadi kebocoran. Selain itu, gas bumi tidak mudah meledak dan telah dilengkapi dengan zat odorant atau pembau, sehingga kebocoran dapat segera terdeteksi melalui aroma menyengat yang khas.

Demi menjaga keamanan dan keandalan instalasi, warga diimbau untuk merawat pipa gas dengan baik, menjauhkan pipa dari sumber api maupun instalasi listrik, serta menempatkan peralatan gas di area yang kering dengan sirkulasi udara yang memadai. Instalasi gas juga perlu dijauhkan dari jangkauan anak-anak untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Dalam kondisi darurat, seperti tercium bau gas yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak panik. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik. Selanjutnya, menutup seluruh kran gas, membuka jendela dan ventilasi udara untuk mempercepat sirkulasi udara, serta melakukan pengecekan pada meter, sambungan pipa, elbow, dan selang menggunakan air sabun.

Jika kebocoran terjadi pada selang kompor, pelanggan dapat segera kencangkan kembali pengikat selang. Namun, apabila kebocoran terdeteksi pada sambungan rumah atau pipa ke meter, kran harus ditutup dan segera menghubungi layanan darurat.

Untuk informasi dan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135 atau melalui WhatsApp Business PGN. Seluruh layanan juga dapat diakses melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Google Play dan App Store.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief mengatakan, kegiatan temu pelanggan I I bertujuan meningkatkan kualitas layanan sekaligus sebagai bagian dari komitmen mempererat komunikasi dengan pelanggan jaringan gas (Jargas), khususnya sektor rumah tangga.

Terdapat dua poin utama yaitu aspek keselamatan penggunaan bahan bakar gas bumi dan informasi produk gas bumi yang telah dimanfaatkan oleh para pelanggan. "Dengan begitu, pelanggan tidak hanya memperoleh manfaat dari penggunaan gas bumi, tetapi juga mendapatkan pengetahuan produk dan keselamatan dalam penggunaannya," katanya kepada Suarabanyuurip.com.

Faishal menambahkan, PGN Area Bojonegoro menyalurkan gas bumi ke sektor rumah tangga di Perumahan Graha Indah Lamongan mencapai 200 pelanggan. Volume penyaluran gas bumi pelanggan di area tersebut mencapai 2.000 m3 per bulan sampai dengan akhir 2025.

Ketua Lingkungan Perumahan Graha Indah Lamongan, Suyono mengaku antusias mengikuti acara. Sebab kegiatan yang dihelat nilai bagus dan menyenangkan. Terutama juga karena mendapat manfaat beragam pengetahuan mengenai produk PGN yang digunakan.

"Manfaat pertemuan ini besar sekali, karena kami pelanggan menjadi lebih mengetahui tentang keselamatan penggunaan gas bumi dan kemudahan tata cara pembayarannya," ungkap Yono, sapaan akrabnya.


Disclaimer:

Siaran pers ini memuat informasi yang bersifat prospektif berdasarkan data terkini dan ekspektasi Perusahaan, yang mengandung sejumlah risiko, ketidakpastian, dan asumsi. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan hasil aktual berbeda secara material antara lain kondisi industri, fluktuasi harga minyak mentah dan gas, kemampuan Perusahaan dalam memperoleh serta mengeksekusi proyek baru, dan dinamika persaingan. Apabila satu atau lebih risiko atau ketidakpastian tersebut terjadi, atau jika asumsi yang mendasari tidak terealisasi, maka hasil yang dicapai dapat berbeda secara material dari yang dinyatakan atau diantisipasi.

Kembali Ke Beranda

PT Perusahaan Gas Negara Tbk published this content on January 26, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on January 26, 2026 at 07:40 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]