Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

04/07/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/06/2026 20:48

Kilasan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Republik Korea

Berita
Kilasan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Republik Korea
Tanggal
7 April 2026
Kilasan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Republik Korea

Tonggak Penting Elevasi Kemitraan Indonesia-Republik Korea.

IKHTISAR

Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan perdana ke Republik Korea pada 31 Maret-1 April 2026. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral dengan disepakatinya peningkatan kemitraan menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership (SCSP).

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae (Blue House), kedua pemimpin memfokuskan pembahasan kerja sama prioritas Asta Cita: penguatan ekonomi, industrialisasi, ketahanan nasional, pembanguna SDM, serta stabilitas kawasan dan global.

ELEVASI KEMITRAAN KEDUA NEGARA

  • Indonesia dan Republik Korea terus memperkuat hubungan sejak terjalinnya hubungan diplomatik pada 1973. Kunjungan ini menjadi momentum peningkatan kemitraan dari Special Strategic Partnership (SSP) pada 2017 menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership (SCSP), sebagaimana tertuang dalam Joint Statement.
  • Menteri Luar Negeri kedua negara ditugaskan mengkoordinasikan berbagai komitmen kerja sama melalui Special Comprehensive Strategic Dialogue (SCSD) yang diperkuat dialog tingkat pejabat tinggi di bidang investasi, maritim, energi, dan sektor strategis lainnya.
  • Keberlanjutan dukungan Pemerintah Korea terhadap sektor-sektor prioritas (Asta Cita) dan visi Indonesia Emas 2045.
  • Kedua Presiden menyaksikan pertukaran 10 dokumen kesepakatan antarpemerintah di berbagai bidang. Sebanyak 9 dokumen lainnya ditandatangani pada kesempatan terpisah.
  • Tercapai kesepakatan bisnis (B-to-B) senilai USD 10,2 miliar di berbagai sektor, yang berkontribusi pada value creation, skills development, dan industrial upgrading Indonesia.

KEMITRAAN UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI

  • Korea terus melihat Indonesia sebagai destinasi investasi favorit dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang prospektif dan komitmen kuat Pemerintahan Presiden Prabowo meningkatkan iklim usaha yang kondusif.
  • Keberadaan Danantara kian menguatkan minat ekspansi bisnis Korea di sektor-sektor prioritas.
  • Kerja sama memperkuat kapasitas UMKM dan start up, pemanfaatan dan pengembangan emerging technologies seperti AI dalam berbagai sektor, pembangunan industri shipbuilding dan pemajuan sektor perikanan.
  • Forum bisnis "Indonesia-Korea Partnership for Resilient Growth" yang diselenggarakan KBRI Seoul bersama KADIN dan The Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI) menegaskan komitmen kalangan usaha kedua negara dalam mengembangkan ekosistem industri yang komprehensif di Indonesia.

KEMITRAAN UNTUK KETAHANAN, TRANSISI ENERGI, DAN LINGKUNGAN HIDUP

  • Kemitraan di bidang mineral kritis, EBT, dan pengembangan carbon capture and storage (CCS) serta dukungan Korea bagi penguatan kemandirian dan ketahanan energi dan pangan Indonesia.
  • ⁠Kerja sama pengelolaan kebakaran hutan serta kerja sama mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
  • Kerja sama pembangunan yang selaras dengan RPJPN, RPJMN, dan Country Partnership Strategy Korea untuk Indonesia juga disepakati.

KEMITRAAN PEMBANGUNAN SDM

  • Kerja sama di bidang basic health dan human development berbasis AI dan data, serta pembangunan infrastruktur digital
  • Kemitraan antar perguruan tinggi, peningkatan jumlah WNI penerima beasiwa Korea di bidang STEM, kerja sama teknis meningkatkan kapasitas ASN

KEMITRAAN BAGI PERDAMAIAN DAN STABILITAS KAWASAN DAN GLOBAL

  • Sebagai middle powers, kedua negara menyampaikan keprihatinan atas dinamika kawasan dan global, termasuk situasi di Timur Tengah dan dampaknya terhadap perekonomian global, khususnya disrupsi rantai pasok migas.
  • Indonesia dan Republik Korea menegaskan komitmen untuk mendorong dialog dan diplomasi serta peran konstruktif dalam menjembatani berbagai pihak yang bertikai, serta dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan dan global.

PENGANUGERAHAN GRAND ORDER OF MUGUNGHWA

  • Presiden Lee Jae Myung menganugerahkan Grand Order of Mugunghwa kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan atas komitmen dalam memperkuat kemitraan kedua negara.

Sebelumnya, penghargaan ini diberikan kepada Presiden Soeharto (1981) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2014), serta Presiden Donald Trump (2025).

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on April 07, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on April 07, 2026 at 02:48 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]