Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

06/23/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/23/2026 20:25

The Indonesian Embassy in Addis Ababa Officially Launches 'Loka Budaya' Cultural Hub and 'Makan-Maka ...

Berita
The Indonesian Embassy in Addis Ababa Officially Launches "Loka Budaya" Cultural Hub and "Makan-Makan" Photo Exhibition
Tanggal
23 Juni 2026
The Indonesian Embassy in Addis Ababa Officially Launches "Loka Budaya" Cultural Hub and "Makan-Makan" Photo Exhibition

The Embassy of the Republic of Indonesia in Addis Ababa has officially inaugurated Loka Budaya, a vibrant new cultural hub within the Embassy of Indonesia in Addis Ababa

1 / 5
arrow_back arrow_forward

Addis Ababa, Etiopia - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Addis Ababa secara resmi telah meresmikan Loka Budaya, sebuah pusat kebudayaan baru yang dinamis di lingkungan KBRI Addis Ababa pada Kamis (18/06). Dalam bahasa Indonesia, "Loka" berarti tempat, dan "Budaya" berarti kultur, itulah mengapa tempat ini disebut sebagai Cultural Hub (Pusat Kebudayaan). Berfungsi sebagai pusat diplomasi soft power Indonesia di kawasan tersebut, ruang ini bertindak sebagai wadah yang hidup untuk pertukaran lintas budaya, keterlibatan komunitas yang mendalam, dan jembatan hubungan yang tulus.

"Loka Budaya adalah ruang bagi Anda juga. Pintu kami selalu terbuka. Kami tidak sekadar menampilkan budaya Indonesia. Kami menciptakan ruang untuk pertukaran yang tulus dan bermakna. Itulah inti utamanya-sebuah pusat kolaborasi (hub), bukan sekadar tempat acara (venue)," ujar Duta Besar Republik Indonesia untuk Etiopia, Jibuti, dan Uni Afrika, H.E. Faizal Chery Sidharta, dalam sambutan pembukaannya.

Untuk menandai tonggak sejarah ini, KBRI memulai perjalanan budayanya dengan meluncurkan pameran foto perdana bertajuk "Makan-Makan: the social heartbeat of a shared meal" (Makan-Makan: Detak Jantung Sosial dari Hidangan Bersama). Pameran ini merupakan kolaborasi unik yang menampilkan visual memukau dari aset digital Kementerian Pariwisata RI bersama karya Imran Mazhar, seorang fotografer komersial pemenang penghargaan yang berbasis di Addis Ababa. Pameran ini dengan indah menyoroti hubungan mendalam antara budaya kuliner Indonesia dan Etiopia melalui 22 pasang foto.

"Mengapa 'Makan-Makan' menjadi tema pembuka kami? Karena makanan adalah tempat di mana budaya tampil paling jujur. Tempat di mana kita melepas kepura-puraan dan benar-benar mulai berbagi. 'Makan' memiliki arti mengonsumsi hidangan. Ucapkan dua kali - makan-makan - dan segalanya berubah. Kata itu menjadi sebuah perkumpulan, sebuah perayaan, sebuah cara untuk mengatakan: Anda adalah bagian di sini. Etiopia memahami hal ini secara instingtif. Gursha adalah kebenaran yang sama yang diceritakan dengan cara berbeda. Dua budaya, satu rasa," tutur Dubes Faizal saat menjelaskan filosofi di balik tema tersebut.

Upacara peresmian tersebut dihadiri oleh lebih dari seratus orang yang sangat antusias, termasuk pejabat tinggi dari pemerintah Etiopia, anggota korps diplomatik, seniman lokal terkemuka, pembuat konten (social media influencer), koki kelas atas, serta para pelajar.

Di antara tamu kehormatan yang hadir adalah pakar kuliner dan pencinta makanan terkemuka asal Etiopia, Michael Shiferaw, yang menyampaikan apresiasi mendalam atas sinergi lintas budaya yang ditampilkan di pusat kebudayaan tersebut.

"Acara hari ini luar biasa, terutama perpaduan kuliner (culinary fusion) antara masakan Indonesia dan Etiopia. Indonesia adalah negara yang luar biasa dan sangat beragam dengan palet rasa yang mengagumkan. Hidangan seperti tempe merepresentasikan konsep luar biasa yang dapat diadopsi dengan sangat baik ke dalam masakan Etiopia, dan ada banyak hal yang dapat kami pelajari sebagai masyarakat Etiopia dari tradisi kuliner kaya Indonesia," kata Michael.

Para tamu di acara peresmian tersebut disuguhkan menu perpaduan (fusion) istimewa yang dikembangkan dalam kolaborasi dengan Chef Mekibib Zewdie, pendiri visioner The Alchemist Dine & Wine. Menu tersebut menampilkan kombinasi inovatif seperti Rendang Spiced Doro Wat Bao, Sambal Nile Perch di atas roti tibigna panggang, dan Lentil Croquettes. Sate Ayam khas Indonesia yang klasik serta jajanan pasar tradisional yang disiapkan oleh Chef Ayat, koki pribadi Duta Besar, juga turut disajikan.

Di area bar, miksolog berbakat Naol Waktole Etana menyajikan rangkaian minuman khas yang memadukan minuman lokal Indonesia dan Etiopia secara apik, dipimpin oleh kreasi Arak Honey Tej Sour. Seiring berjalannya malam, perayaan beralih menjadi sebuah dialog musik tanpa kata, menampilkan DJ Salman yang memutar perpaduan dinamis antara musik Amapiano, musik dansa elektronik (EDM) Indonesia, dan Afrobeat.

Loka Budaya telah menyiapkan Kalender Acara 2026 yang dinamis untuk menjaga keterlibatan komunitas sepanjang tahun. Rangkaian acara tersebut menampilkan Jazz Journey pada 22 Juli di African Jazz Village, yang menghadirkan pianis jazz Indonesia pemenang penghargaan internasional, Nial Djuliarso. Para tamu juga dapat menantikan Lokakarya Batik interaktif bersama Batik House Indonesia, yang mengeksplorasi perpaduan unik antara motif Indonesia dan Etiopia-Afrika. Menutup rangkaian acara utama pada November 2026 adalah kelas master kuliner bertajuk "A Journey Through Indonesian Cuisine" (Perjalanan Melalui Kuliner Indonesia). Acara khusus ini akan dipimpin oleh pakar kuliner legendaris William Wongso, yang terkenal karena penampilannya dalam program National Geographic Gordon Ramsay: Uncharted.

Lebih dari sekadar tempat, Loka Budaya adalah sebuah undangan terbuka untuk kolaborasi dan hubungan yang tulus. KBRI Addis Ababa mengajak siapa saja yang memiliki proyek kreatif, cerita, atau ide untuk melangkah masuk dan ikut terlibat.

Sumber: Kedutaan Besar Republik Indonesia di Addis Ababa

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on June 23, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on June 24, 2026 at 02:25 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]