ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange

06/04/2026 | Press release | Distributed by Public on 06/03/2026 22:17

USDJPY Terkoreksi ke 159,88 di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah

USDJPY Terkoreksi ke 159,88 di Tengah Meredanya Ketegangan Timur Tengah
Thursday, 04 June 2026

Pembukaan

% Perubahan

EURUSD

1.1590

0.16%

GBPUSD

1.3418

0.05%

AUDUSD

0.7131

-0.06%

NZDUSD

0.5862

0.12%

USDJPY

160.05

-0.11%

USDCHF

0.7915

-0.09%

USDCAD

1.3895

0.03%

GOLDUD

4431.91

0.65%

USD/IDR

17,926

0.00%

Fokus:

  1. Kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Lebanon meredakan permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven.
  2. Pembentukan zona keamanan di Lebanon meningkatkan optimisme terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.


USDJPY
Kamis, 04 Juni 2026 - Pasangan mata uang ini terkoreksi ke area 159,88 setelah sebelumnya mencatat penguatan selama empat sesi berturut-turut. Pergerakan ini terjadi seiring berkurangnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven setelah muncul perkembangan positif dari Timur Tengah. Kesepakatan antara Israel dan Lebanon untuk kembali menerapkan gencatan senjata melalui mediasi Amerika Serikat membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik regional dan mendorong perbaikan sentimen risiko global.

Dalam kesepakatan tersebut, kedua pihak juga menyetujui pembentukan sejumlah kawasan keamanan yang akan berada di bawah pengawasan penuh otoritas Lebanon. Langkah ini dipandang sebagai upaya menjaga stabilitas kawasan sekaligus mengurangi risiko bentrokan di masa mendatang. Meskipun demikian, pelaku pasar masih tetap waspada karena situasi geopolitik belum sepenuhnya stabil dan berpotensi berubah sewaktu-waktu.

Ketidakpastian kembali meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa penghentian sementara operasi militer terhadap Iran dapat dievaluasi kembali apabila terjadi ancaman terhadap personel AS. Selain itu, proses pembukaan kembali Selat Hormuz masih belum memiliki kepastian waktu yang jelas. Kondisi tersebut membuat risiko gangguan pasokan energi global tetap menjadi perhatian dan menjaga ekspektasi inflasi dunia pada level yang tinggi.

Di Jepang, tekanan terhadap yen masih dipengaruhi kekhawatiran atas dampak kenaikan harga energi terhadap perekonomian nasional. Beberapa analis menilai pelemahan yen berpotensi berlanjut apabila volatilitas harga minyak bertahan dalam jangka panjang. Sementara itu, Menteri Keuangan Jepang, Satsuki Katayama, menegaskan bahwa pemerintah siap mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas pasar dan terus melakukan koordinasi dengan Amerika Serikat dalam memantau perkembangan pasar keuangan. Support USDJPY berada di area 159,20, sementara resistance berada di area 160,50.

EURUSD -Pasangan mata uang EURUSD bergerak menguat di area area 1,1609 pada perdagangan hari Kamis. Sentimen positif terhadap euro didukung oleh meredanya kekhawatiran konflik di Timur Tengah setelah Lebanon dan Israel mencapai kesepakatan gencatan senjata melalui mediasi di Washington. Kondisi tersebut mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Selain itu, meningkatnya ekspektasi bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan bulan ini turut memberikan dukungan bagi mata uang tunggal Eropa.

Meski demikian, potensi penguatan EURUSD masih relatif terbatas karena ketidakpastian geopolitik belum sepenuhnya mereda. Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran masih menunjukkan sedikit kemajuan, sementara ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah aksi saling serang antara Iran dan militer AS. Situasi ini menjaga harga minyak tetap tinggi dan memicu kekhawatiran terhadap inflasi global, sehingga memperkuat pandangan bahwa bank-bank sentral utama, termasuk Federal Reserve, akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat lebih lama. Pelaku pasar kini menantikan rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat sebagai petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja dan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan, yang berpotensi menjadi penentu utama pergerakan EURUSD dalam jangka pendek. Support EURUSD berada di area 1,1580, sementara resistance berada di area 1,1640.

GBPUSD - Pasangan mata uang ini bergerak menguat terbatas 1,3425 pada perdagangan hari Kamis setelah berhasil memangkas sebagian pelemahan yang terjadi pada sesi sebelumnya. Penguatan ini didorong oleh melemahnya dolar AS seiring meredanya permintaan aset safe haven setelah Israel dan Lebanon mencapai kesepakatan gencatan senjata melalui perundingan yang difasilitasi Amerika Serikat. Berkurangnya kekhawatiran terhadap meluasnya konflik di Timur Tengah memberikan ruang bagi poundsterling untuk pulih, meskipun sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

Di sisi lain, potensi kenaikan GBPUSD masih dibatasi oleh ketidakpastian geopolitik yang belum sepenuhnya mereda. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung di tengah kebuntuan negosiasi terkait program nuklir Iran dan Selat Hormuz. Selain itu, ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan kebijakan moneter yang ketat dan berpotensi menaikkan suku bunga pada 2026 tetap menjadi faktor pendukung dolar AS. Pelaku pasar kini menantikan rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat yang diperkirakan akan memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan The Fed serta memengaruhi pergerakan GBPUSD dalam jangka pendek. Support GBPUSD berada di area 1,3380, sementara resistance berada di area 1,3460.

AUDUSD - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke area 0,7127 pada perdagangan hari Kamis meskipun sebelumnya sempat memperoleh dukungan dari data perdagangan Australia yang lebih baik dari perkiraan. Data yang dirilis Australian Bureau of Statistics (ABS) menunjukkan neraca perdagangan Australia kembali mencatat surplus sebesar AUD1,79 miliar pada April setelah sebelumnya mengalami defisit. Kinerja tersebut didorong oleh kenaikan ekspor sebesar 7,2% secara bulanan, sementara impor hanya tumbuh 0,8%. Data ini mencerminkan ketahanan sektor eksternal Australia dan berpotensi mendukung pandangan bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan kebijakan suku bunga yang relatif ketat.

Namun demikian, penguatan dolar Australia tertahan oleh meningkatnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih menjadi perhatian pasar setelah negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran belum menunjukkan perkembangan yang berarti. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa komunikasi dengan Washington masih berlangsung, tetapi belum menghasilkan kemajuan nyata dalam upaya penyelesaian konflik. Selain itu, pelaku pasar juga memilih berhati-hati menjelang rilis data Nonfarm Payrolls (NFP) Amerika Serikat pada Jumat yang dapat memberikan petunjuk baru mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve. Support AUDUSD berada di area 0,7100, sementara resistance berada di area 0,7160.

NZDUSD - Pasangan mata uang ini menguat ke area 0,5869 pada perdagangan hari ini, didukung oleh membaiknya sentimen pasar global yang mendorong minat investor terhadap aset berisiko. Dolar Selandia Baru memperoleh dukungan setelah pelaku pasar menilai prospek kebijakan moneter Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) masih relatif ketat dibandingkan beberapa bank sentral utama lainnya. Selain itu, stabilnya data ekonomi kawasan Asia turut membantu menjaga optimisme terhadap mata uang yang sensitif terhadap pertumbuhan ekonomi global tersebut.

Di sisi lain, pergerakan NZDUSD juga didukung oleh melemahnya dolar AS menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting Amerika Serikat. Investor masih mencermati perkembangan data ketenagakerjaan AS dan sinyal kebijakan Federal Reserve untuk memperoleh gambaran mengenai arah suku bunga ke depan. Meski demikian, ketidakpastian geopolitik global dan potensi peningkatan permintaan terhadap aset safe haven masih berpotensi membatasi penguatan lebih lanjut. Support NZDUSD berada di area 0,5840, sementara resistance berada di area 0,5900.

USDCHF - Pasangan mata uang ini bergerak melemah ke area 0,7908 pada perdagangan hari ini seiring berkurangnya permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven. Sentimen pasar membaik setelah muncul perkembangan positif terkait upaya meredakan ketegangan di Timur Tengah, sehingga mengurangi minat investor terhadap aset defensif. Di sisi lain, franc Swiss masih memperoleh dukungan dari fundamental ekonomi domestik yang relatif stabil. Data terbaru menunjukkan ekonomi Swiss tumbuh 0,4% pada kuartal pertama 2026, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 0,2% pada kuartal sebelumnya, didorong oleh pemulihan sektor manufaktur dan peningkatan ekspor.

Selain itu, sejumlah indikator ekonomi Swiss juga menunjukkan kondisi yang cukup solid. Inflasi tahunan Swiss meningkat menjadi 0,6% pada April, sementara penjualan ritel tumbuh 1,6% secara tahunan, mencerminkan daya beli masyarakat yang masih terjaga. Meski demikian, pergerakan USDCHF masih dipengaruhi oleh ekspektasi kebijakan moneter Federal Reserve dan perkembangan geopolitik global. Pelaku pasar kini menantikan data ketenagakerjaan Amerika Serikat, khususnya laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga The Fed. Support USDCHF berada di area 0,7870, sementara resistance berada di area 0,7940.

USDCAD - Pasangan mata uang ini menguat ke area 1,3899 pada perdagangan sesi Asia hari Kamis dan bergerak mendekati level tertinggi dalam hampir dua pekan terakhir. Penguatan ini didorong oleh performa dolar Kanada yang masih relatif lemah di tengah perlambatan ekonomi domestik. Kanada tercatat mengalami kontraksi ekonomi selama dua kuartal berturut-turut pada periode Januari-Maret 2026, yang mengindikasikan terjadinya resesi teknis. Selain itu, meningkatnya tingkat pengangguran dan melemahnya konsumsi domestik memperkuat ekspektasi bahwa Bank of Canada (BoC) dapat mengadopsi kebijakan moneter yang lebih longgar dalam beberapa bulan mendatang.

Di sisi lain, dolar AS tetap memperoleh dukungan dari ekspektasi bahwa Federal Reserve masih berpeluang mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama untuk mengendalikan inflasi yang masih bertahan. Sentimen tersebut diperkuat oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang mendorong permintaan terhadap aset safe haven. Meski demikian, kenaikan USDCAD masih dibatasi oleh penguatan harga minyak mentah yang cenderung mendukung dolar Kanada sebagai mata uang berbasis komoditas. Pelaku pasar kini menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat dan Kanada pada Jumat, termasuk laporan Nonfarm Payrolls (NFP), yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter kedua negara. Support USDCAD berada di area 1,3850, sementara resistance berada di area 1,3930.


DATA EKONOMI HARIAN

Jam

Pair

Data

Actual

Ekspektasi

Sebelumnya

1:00:00 AM

US

Fed Beige Book

3:00:00 AM

US

Fed Logan Speech

8:30:00 AM

AU

Balance of Trade APR

A$1.791B

A$-1.3B

A$-1.024B

12:00:00 PM

AU

RBA Gov Bullock Speech

12:00:00 PM

AU

RBA Kent Speech

1:30:00 PM

CH

Inflation Rate YoY MAY

0.8%

0.6%

1:30:00 PM

CH

Inflation Rate MoM MAY

0.3%

0.3%

2:00:00 PM

CH

Unemployment Rate MAY

2.9%

3.0%

3:00:00 PM

EA

ECB President Lagarde Speech

7:30:00 PM

US

Fed Barkin Speech

10:40:00 PM

GB

BoE Gov Bailey Speech

Riset Indonesia Commodity and Derivative Exchange

Forex Daily Newsletter

ICDX - Indonesian Commodity and Derivatives Exchange published this content on June 04, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on June 04, 2026 at 04:17 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]