Ministry of Defense of the Republic of Indonesia

09/27/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/26/2026 21:36

Kunker di Tasikmalaya, Menhan Sjafrie Tinjau Yonif TP 335/Macan Sukapura: Tegaskan Sinergitas TNI-Pemda dan Tugas Pengabdian kepada Rakyat

Minggu, 27 September 2026

Tasikmalaya - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 335/Macan Sukapura di Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (26/9/2026).

Setibanya di Marshalling Area, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin terlebih dahulu bertemu dan bersilaturahmi dengan Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan makan siang bersama prajurit Yonif TP 335/Macan Sukapura.

Dalam pengarahannya, Menhan Sjafrie memberi penekanan untuk menjaga kebersamaan antara jajaran TNI dan Pemerintah Daerah guna menunjukkan soliditas yang utuh demi kesejahteraan masyarakat. "Ini menunjukkan bahwa TNI dan Pemerintah Daerah adalah satu keluarga besar! TNI bertugas untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kalian sebagai anggota Batalyon Infanteri 335 yang juga Batalyon Teritorial Pembangunan, tugasnya adalah menjaga kedaulatan negara di seluruh Indonesia, khususnya di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat," tegas Menhan Sjafrie.

Menhan menjelaskan bahwa selain dibekali kualifikasi tempur utama yakni menembak, bela diri, dan patroli menghadapi musuh, prajurit Yonif TP juga dibekali kemampuan teritorial pembangunan. Hal ini bertujuan untuk membantu rakyat serta memastikan kehadiran satuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Tasikmalaya. *"Kalian dibekali kemampuan teritorial pembangunan untuk membantu masyarakat, membantu rakyat. Agar supaya Batalyon ini mempunyai manfaat, yaitu membuat rakyat di Tasikmalaya merasa aman dan merasa nyaman," pesan Menhan.

"Selama bertugas sebagai prajurit, kewajiban kalian adalah membalas jasa rakyat. Pangkalanmu adalah dari rakyat, senjatamu adalah dari rakyat. Oleh karena itu, kalian tidak boleh menyakiti hati rakyat!" ujar Menhan.

Menhan turut mengingatkan seluruh prajurit untuk senantiasa memegang teguh dan melaksanakan 8 Wajib TNI, menjunjung tinggi kekompakan, serta taat kepada arahan pimpinan dan hirarki komando. Di samping itu, Menhan menekankan pentingnya menjaga persatuan tanpa memandang perbedaan suku bangsa di bawah naungan Bhinneka Tunggal Ika.

"Di sini tidak ada suku-suku, semua adalah prajurit Tentara Nasional Indonesia Bhinneka Tunggal Ika. Beragam-ragam tetapi satu, yaitu persatuan nasional. Kalian harus kompak, bersatu, disiplin, dan patuh kepada pimpinan," pungkas Menhan.

Usai pengarahan, Menhan menerima paparan dari Danyonif TP 335/Macan Sukapura terkait kondisi pangkalan dan kesiapan operasional satuan.

Turut mendampingi Menhan RI dalam kunjungan kerja di Tasikmalaya antara lain Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi (Kasdam III/Slw). (Biro Infohan Setjen Kemhan)

Ministry of Defense of the Republic of Indonesia published this content on September 27, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on September 27, 2026 at 03:37 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]