Ministry of Finance of the Republic of Indonesia

04/22/2026 | News release | Distributed by Public on 04/22/2026 02:40

Perempuan Hebat, Indonesia Kuat: Menkeu Tegaskan Peran Penting Perempuan dalam Perekonomian Nasional

Slide 1 of 1

Perempuan Hebat, Indonesia Kuat: Menkeu Tegaskan Peran Penting Perempuan dalam Perekonomian Nasional

Rabu

22 April 2026

15.16

Jakarta, 22/4/2026 Kemenkeu - Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan pentingnya peran perempuan saat ini sebagai penopang perekonomian nasional dalam arahannya pada Peringatan Hari Kartini Kementerian Keuangan Tahun 2026 yang mengusung tema "Perempuan Hebat, Indonesia Kuat".

Menkeu mengawali sambutannya dengan refleksi sederhana mengenai peran perempuan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pengelolaan keuangan rumah tangga.

"Kalau di kehidupan berumah tangga, siapa yang paling tahu soal anggaran? Siapa juga yang paling disiplin jaga belanja? Jawabannya hampir pasti ibu," ujar Menkeu.

Menkeu menambahkan bahwa perempuan sejatinya telah lama menjadi "Menteri Keuangan" di level paling dasar melalui praktik nyata dalam keluarga.

Menkeu juga mengajak seluruh hadirin untuk memaknai Hari Kartini secara lebih mendalam.

"Kartini tidak hanya soal emansipasi, Kartini bicara soal kesempatan. Kesempatan untuk berpikir, kesempatan untuk belajar, kesempatan untuk berperan. Dan pesan beliau yang sangat jelas adalah, kalau perempuan tertinggal, bangsa tidak akan maju," tegasnya.

Lebih lanjut, Menkeu menggarisbawahi kontribusi perempuan dalam perekonomian nasional melalui sektor UMKM. Dengan lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) berasal dari UMKM yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja, mayoritas pelakunya adalah perempuan.

"Artinya jelas, perempuan bukan hanya pelaku ekonomi, perempuan adalah penopang ekonomi," imbuhnya.

Menkeu juga menyoroti peningkatan partisipasi perempuan dalam sektor keuangan, termasuk dalam investasi. Ia mengungkapkan bahwa jumlah investor Surat Berharga Negara (SBN) ritel telah melampaui 500 ribu orang, dengan sekitar 9 persen di antaranya merupakan ibu rumah tangga.

"Ini adalah bentuk emansipasi baru. Ketika perempuan paham keuangan, dia melindungi keluarga dari risiko. Dia menciptakan masa depan yang lebih pasti," ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Menkeu juga memberikan apresiasi kepada satuan kerja yang menerima penghargaan kantor ramah lingkungan (eco-office) sebagai bentuk komitmen terhadap efisiensi dan keberlanjutan lingkungan kerja. Penghargaan tersebut mencerminkan komitmen nyata dalam mendukung praktik kerja yang lebih berkelanjutan.

Menutup arahannya, Menkeu menekankan bahwa kekuatan ekonomi nasional berakar dari kekuatan ekonomi keluarga. Menkeu menyampaikan optimisme terhadap peran perempuan Indonesia dalam memperkuat bangsa.

"Saya percaya perempuan hebat untuk Indonesia kuat," pungkasnya. (lh/al)

Ministry of Finance of the Republic of Indonesia published this content on April 22, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on April 22, 2026 at 08:41 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]