04/13/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/12/2026 21:54
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1666 |
0.17% |
|
GBPUSD |
1.3394 |
0.06% |
|
AUDUSD |
0.6994 |
0.54% |
|
NZDUSD |
0.5799 |
0.29% |
|
USDJPY |
158.59 |
0.71% |
|
USDCHF |
0.7908 |
0.16% |
|
USDCAD |
1.3864 |
-0.01% |
|
GOLDUD |
4,670.42 |
1.13% |
|
COFU |
102.00 |
2.72% |
|
USD/IDR |
17,051 |
0.44% |
Senin, 13 April 2026 - Mengawali pembukaan pekan pagi ini harga minyak terpantau kembali melambung menembul level di atas $100 per barel seiring dengan eskalasi risiko keamanan Selat Hormuz menyusul kebuntuan dalam negosiasi AS - Iran yang dimediasi oleh Pakistan.
Presiden Donald Trump pada hari Minggu mengancam bahwa Angkatan Laut AS akan mulai menerapkan blokade semua lalu lintas maritim yang masuk dan keluar pelabuhan Iran pada pukul 10 pagi ET pada hari Senin, termasuk semua pelabuhan Iran di Teluk Arab dan Teluk Oman. Di hari yang sama, Garda Revolusi Iran mengatakan bahwa setiap kapal militer yang mencoba mendekati Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata dan akan ditindak dengan keras dan tegas.
Dukungan lainnya datang dari eskalasi konflik di Lebanon yang terus memanas, media resmi pemerintah melaporkan serangan pasukan Israel yang meluas di sekitar 30 lokasi negara itu pada hari Minggu. Israel mengatakan akan terus melanjutkan serangannya di Lebanon. Secara terpisah, kelompok Hizbullah menolak untuk mengadakan pembicaraan langsung dengan Israel dan AS yang dijadwalkan pada hari Selasa di Washington.
Sementara itu, Kementerian Energi Arab Saudi Pada hari Minggu mengatakan telah memulihkan kapasitas pemompaan minyak penuh melalui pipa Timur-Barat, yang memungkinkan untuk mengangkut sekitar 7 juta bph ke pelabuhan Yanbu di Laut Merah. Produksi dari fasilitas produksi minyak lepas pantai Manifa milik Saudi Aramco juga telah dipulihkan, sementara upaya pemulihan masih dilakukan untuk produksi di ladang minyak Khurais, tambah kementerian tersebut.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $107 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $102 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
21:00 |
USA - Existing Home Sales |
4.01M |
4.09M |