03/31/2026 | Press release | Distributed by Public on 03/30/2026 22:15
|
Pembukaan |
% Perubahan |
|
|
EURUSD |
1.1458 |
0.23% |
|
GBPUSD |
1.3184 |
0.22% |
|
AUDUSD |
0.6849 |
0.26% |
|
NZDUSD |
0.5720 |
0.16% |
|
USDJPY |
159.72 |
0.04% |
|
USDCHF |
0.7986 |
-0.05% |
|
USDCAD |
1.3923 |
-0.03% |
|
GOLDUD |
4,517.71 |
1.37% |
|
COFU |
105.07 |
-2.66% |
|
USD/IDR |
16,952 |
0.00% |
Selasa, 31 Maret 2026 - Harga minyak pagi terpantau bergerak terkoreksi bearish namun masih berada pada level tertinggi dalam lebih dari tiga tahun. Isyarat Trump untuk mengakhiri perang dengan Iran menjadi sentimen yang menekan harga. Meski demikian, eskalasi regional yang terus berlanjut menjadi katalis positif yang berpotensi mendorong harga kembali bullish.
Ribuan tentara dari Divisi Lintas Udara ke-82 elit Angkatan Darat AS telah tiba di Timur Tengah, kata dua pejabat AS pada hari Senin. Berita tersebut menguatkan ancaman Trump sebelumnya yang mengatakan akan menghancurkan pusat ekspor minyak utama Iran di Pulau Kharg beserta pembangkit listrik dan pabrik desalinasi jika Teheran tidak segera menerima kesepakatan damai dalam waktu dekat.
Masih dari AS, Trump mengatakan kepada para ajudannya bahwa ia bersedia mengakhiri perang melawan Iran bahkan jika Selat Hormuz sebagian besar tetap tertutup, ungkap laporan Wall Street Journal (WSJ) pada hari Senin. Trump juga mengisyaratkan untuk menunda operasi pembukaan kembali selat tersebut karena hanya akan memperpanjang konflik, melampaui jangka waktu yang diinginkannya yaitu empat hingga enam minggu, tambah WSJ.
Sementara itu, Iran meluncurkan gelombang baru rudal balistik yang menargetkan Israel tengah dan Tel Aviv pada Selasa pagi, menandai penegasan sikap Teheran yang bersumpah untuk menentang ancaman Trump. Sebuah komite parlemen Iran memilih untuk mengenakan bea masuk pada kapal-kapal di Selat Hormuz, dan melarang sepenuhnya kapal-kapal dari AS dan Israel.
Turut meningkatkan ancaman keamanan di wilayah Timur Tengah, Kuwait Petroleum Corp pada hari Selasa melaporkan bahwa kapal tanker minyak mentah mereka yang bermuatan penuh, Al Salmi, yang mampu membawa hingga 2 juta barel, dihantam oleh serangan yang diduga dilakukan Iran, saat berlabuh di pelabuhan Dubai di Uni Emirat Arab. Meskipun tidak ada korban jiwa namun perusahaan memperingatkan kemungkinan tumpahan minyak di perairan sekitarnya.
Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level $105 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level $100 per barel.
|
Jam |
Data |
Aktual |
Ekspektasi |
Sebelumnya |
|
20:00 |
USA - S&P/Case Shiller Home Proce YoY |
1.3% |
1.4% |
|
|
20:00 |
USA - House Price Index MoM |
0.1% |
0.1% |
|
|
20:45 |
USA - Chicago PMI |
55.8 |
57.7 |
|
|
21:00 |
USA - JOLTs Job Openings |
6.87M |
6.946M |
|
|
21:00 |
USA - CB Consumer Confidence |
88 |
91.2 |