Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia

07/19/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/18/2026 20:18

Bicara di High Level Meeting WAICO Founding States, Menko Airlangga Sebut RI Siap Jadi Garda Terdepan Pengembangan AI Kelas Dunia

Bicara di High Level Meeting WAICO Founding States, Menko Airlangga Sebut RI Siap Jadi Garda Terdepan Pengembangan AI Kelas Dunia

19 Jul 2026 08:51

KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS

HM.02.04/239/SET.M.EKON.3/07/2026

Bicara di High Level Meeting WAICO Founding States, Menko Airlangga Sebut RI Siap Jadi Garda Terdepan Pengembangan AI Kelas Dunia

Shanghai, 19 Juli 2026

Pada acara dalam High-Level Meeting of WAICO Founding State, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam pengembangan dan tata kelola kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) global. Hal tersebut disampaikan Menko Airlangga dalam rangkaian acara World Artificial Intelligence Conference atau WAIC 2026 di Shanghai, Tiongkok, Sabtu (18/07).

Acara ini mempertemukan para Menteri dan Delegasi dari negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO). Untuk diketahui, Indonesia menjadi salah satu dari 29 negara pendiri WAICO yang berasal dari berbagai kawasan, termasuk lima negara ASEAN (Kamboja, Malaysia, Myanmar, Laos, dan Indonesia), seluruh anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), sejumlah negara BRICS (Brazil, Rusia, China, Afrika Selatan) serta negara-negara di Afrika, Amerika Latin, Timur Tengah, Asia Selatan, dan Eropa Timur.

Dalam pidatonya, Menko Airlangga menyoroti AI telah menjadi bagian integral dari transformasi teknologi global yang mengubah struktur perekonomian, mendefinisikan ulang daya saing global, serta memengaruhi pendekatan negara dalam membangun kedaulatan teknologi. Dalam lanskap ini, Indonesia tidak ingin sekadar menjadi pasar atau konsumen teknologi, melainkan berkomitmen menjadi aktor yang membentuk masa depan ekonomi digital dan ekosistem AI dunia.

"Indonesia tidak ingin hanya sekadar menjadi penonton atau konsumen dalam perlombaan kecerdasan buatan ini. Kami adalah arsitek aktif dari garda terdepan era digital," ujar Menko Airlangga.

Visi ini didukung oleh fundamental ekonomi Indonesia yang kuat di tengah dinamika geopolitik, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,4% pada tahun 2026. Pemerintah terus mengintegrasikan percepatan adopsi teknologi dengan penguatan kemandirian nasional. Selain itu juga disampaikan, Indonesia telah memulai langkah strategis sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo melalui kerja sama di bidang semikonduktor dan AI bersama ARM Holdings pada Februari 2026. Melalui kolaborasi antara ARM Holdings tersebut, Indonesia memperkuat posisi AI dan semikonduktor sebagai kunci digitalisasi global.

Menko Airlangga menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan AI dan infrastruktur digital di kawasan. Pada 2026, jumlah pengguna internet Indonesia telah mencapai sekitar 235 juta orang atau setara dengan tingkat penetrasi sekitar 81%. Indonesia memiliki potensi signifikan untuk pengembangan dan penerapan teknologi AI. Untuk menangkap peluang tersebut, Pemerintah tengah mengembangkan National AI Roadmap yang akan menjadi acuan pengembangan ekosistem AI nasional, mencakup investasi infrastruktur digital, pengembangan talenta, riset dan inovasi, serta tata kelola AI yang bertanggung jawab.

Penguatan ekosistem digital ini disokong secara langsung oleh infrastruktur yang memadai, di mana Indonesia saat ini telah mengoperasikan 182 pusat data, dengan konsentrasi terbesar di Jakarta (94) dan Batam (16). Pertumbuhan layanan komputasi awan dan AI, diproyeksikan akan terus mendongkrak permintaan kapasitas pusat data nasional, yang pada gilirannya akan membuka peluang investasi yang semakin besar.

Menutup pernyataannya, Menko Airlangga memastikan kesiapan Indonesia dalam mendukung kesuksesan jangka panjang WAICO dengan memaksimalkan kekuatan pasar, sumber daya strategis, dan inovasi kebijakan. "Bersama-sama, mari kita terjemahkan komitmen teknologi ini menjadi hasil nyata, yang mendorong kesejahteraan bersama dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi semua negara," pungkas Menko Airlangga. (d3/dlt/iqb/tam)

***

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
Susiwijono Moegiarso

Website: www.ekon.go.id
Twitter, Instagram, Facebook, Threads, TikTok, & YouTube: @PerekonomianRI
Email: [email protected]
LinkedIn: Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia

Coordinating Ministry for Economic Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 19, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 19, 2026 at 02:18 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]