09/22/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/22/2026 08:53
Cirebon - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melanjutkan rangkaian kunjungan kerja (kunker) ke Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 337/Sutajaya di Pasaleman, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Selasa (22/9/2026).
Pada kesempatan pertama, Menhan Sjafrie menerima paparan mengenai kesiapan pangkalan, serta program kerja satuan. Selanjutnya, Menhan RI beserta rombongan melaksanakan peninjauan area pangkalan dan memberikan pengarahan langsung kepada seluruh prajurit Yonif TP 337/Sutajaya.
Dalam pengarahannya, Menhan Sjafrie menekankan bahwa sebagai Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan yang memiliki dua fungsi utama, setiap prajurit wajib menguasai kualifikasi tempur mendasar sekaligus kemampuan teritorial pembangunan.
"Sebagai satuan tempur, kemampuan menembak, bela diri, serta patroli untuk mencari dan menemukan sasaran adalah hal mutlak yang harus dimiliki. Di sisi lain, fungsi konstruksi, produksi, yang mencakup peternakan, perikanan, dan pertanian, serta pelayanan kesehatan harus mampu dilaksanakan secara optimal sebagai bagian dari fungsi teritorial pembangunan," tegas Menhan RI.
Menhan menambahkan bahwa pembentukan Yonif TP ini sangat selaras dengan Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) dan strategi pertahanan pulau-pulau besar yang dianut Indonesia dalam menjaga kedaulatan NKRI. Ke depan, setiap Yonif TP yang sedang dan akan dibangun di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia diharapkan siap dan tangguh menghadapi berbagai dinamika kontinjensi, baik dalam Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Senada dengan Menhan, Wakil Panglima TNI (Wapang TNI) Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dalam pengarahannya turut menggarisbawahi pentingnya kesiapan personel di dua bidang tersebut. Wapang TNI meminta unsur pimpinan dan prajurit untuk terus menempa diri agar siap menjalankan peran ganda satuan secara profesional.
"Siapkan seluruh personel secara maksimal, baik dalam kapasitasnya sebagai satuan tempur yang andal maupun sebagai satuan teritorial pembangunan yang mampu memberi dampak nyata bagi masyarakat dan wilayah sekitar," ujar Wapang TNI.
Turut hadir mendampingi Menhan RI dalam kunjungan kerja ini antara lain Wakil Panglima TNI, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, Serta Kepala Staf Kodam III/Siliwangi (Kasdam III/Slw).