Ministry of Finance of the Republic of Indonesia

04/10/2026 | News release | Distributed by Public on 04/10/2026 06:44

Wamenkeu Suahasil Tekankan Peran Strategis APBN untuk Capai Tujuan Pembangunan Nasional

Slide 1 of 1

Wamenkeu Suahasil Tekankan Peran Strategis APBN untuk Capai Tujuan Pembangunan Nasional

Jumat

10 April 2026

19.24

Jakarta, 10/4/2026 Kemenkeu - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan pentingnya memahami sektor publik Indonesia, khususnya melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional. Hal tersebut disampaikan dalam kuliah di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) pada Jumat (10/4).

Dalam kesempatan tersebut, Wamenkeu menekankan bahwa mahasiswa perlu memahami sektor publik Indonesia secara kontekstual, tidak hanya dari perspektif teori ekonomi, tetapi juga praktik kebijakan di Indonesia. Menurutnya, APBN merupakan cerminan kebijakan pemerintah sekaligus proyeksi arah pembangunan ke depan.

Wamenkeu memaparkan bahwa pembangunan ekonomi bertumpu pada tiga pilar utama yang dikenal sebagai Trilogi Pembangunan, yaitu pertumbuhan, stabilitas, dan distribusi. Ketiga pilar tersebut menjadi dasar dalam perumusan kebijakan publik, khususnya di sektor fiskal.

"Bagaimana menciptakan pertumbuhannya lebih tinggi, bagaimana mendistribusikan lebih baik, dan bagaimana menjaga stabilitas," kata Wamenkeu.

Lebih lanjut, Wamenkeu menjelaskan sektor publik pada dasarnya adalah pengelolaan "uang rakyat" yang dihimpun melalui pajak dan penerimaan negara lainnya. Oleh karena itu, seluruh entitas pemerintah, termasuk kementerian dan pemerintah daerah, merupakan bagian dari sektor publik yang harus dikelola secara akuntabel.

"Selama dibiayai oleh uang yang dikumpulkan dari masyarakat, itu adalah sektor publik," tegasnya.

Untuk itu, Wamenkeu menegaskan bahwa APBN harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menjaga stabilitas, serta memperkuat pemerataan kesejahteraan masyarakat. Melalui pengelolaan yang kredibel dan transparan, APBN diharapkan mampu menjadi instrumen utama dalam menurunkan kemiskinan dan pengangguran sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan nasional. (dep/rap)
Ministry of Finance of the Republic of Indonesia published this content on April 10, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on April 10, 2026 at 12:44 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]