10/09/2026 | Press release | Distributed by Public on 10/08/2026 19:28
Bengkayang, Kalimantan Barat - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau Marshalling Area Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 926/Pangalangok Libau (PL) di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (8/10/2026).
Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan silaturahmi bersama Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkayang. Selanjutnya, Menhan menerima paparan satuan dari Danyonif TP 926/Pangalangok Libau, mengenai kesiapan operasional pangkalan serta progres pembangunan fasilitas kesatrian.
Usai menerima paparan, Menhan meninjau langsung area Marshalling Area dan memberikan pengarahan kepada ratusan prajurit Yonif TP 926/Pangalangok Libau.
Dalam pengarahannya, Menhan Sjafrie mengapresiasi tinggi semangat dan disiplin prajurit muda Yonif TP 926/PL. Menhan mengingatkan bahwa posisi Bengkayang yang berbatasan langsung dengan negara tetangga menuntut kesiapsiagaan tinggi dari setiap prajurit tempur sekaligus prajurit pembangunan.
"Sore ini saya datang untuk melihat dari dekat semangat dan disiplinmu sebagai prajurit muda di Batalyon ini. Namun ingat, semangat dan disiplinmu memiliki tantangan nyata. Sebagai prajurit Batalyon Infanteri tempur, kamu wajib menguasai kemampuan menembak, beladiri, dan patroli untuk mengamankan serta menjaga kedaulatan NKRI di garis perbatasan!" tegas Menhan Sjafrie.
Menhan juga menggarisbawahi fungsi ganda Yonif TP sebagai batalyon teritorial pembangunan. Kehadiran kompi-kompi fungsional, seperti kompi pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi yang dibekali peralatan modern dan alat berat, dirancang untuk membalas jasa rakyat dengan cara membantu pemerintah daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.
"Kamu dibekali keterampilan, peralatan, alat berat, hingga sarana kesehatan dan peternakan. Ini wujud nyata untuk membalas jasa rakyat. Buat rakyat Bengkayang merasa aman, nyaman, dan sejahtera atas kehadiranmu! Jaga kehormatan TNI, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI. Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat!" lanjut Menhan.
Lebih lanjut, Menhan menyampaikan bahwa ke depan Yonif TP 926/PL juga akan disinergikan dengan Batalyon Zeni guna mempercepat pembangunan infrastruktur kawasan perbatasan RI-Malaysia di Kalimantan Barat.
Dalam kunjungan kerja ini, Menhan didampingi oleh Wakil Panglima TNI (Wapang TNI), Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan, Kepala Badan Logistik Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, serta Panglima Kodam (Pangdam) XII/Tanjungpura. (Biro Infohan Setjen Kemhan)