Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

09/27/2026 | Press release | Distributed by Public on 09/26/2026 17:59

Menlu RI di SMU PBB: Indonesia Akan Terus Berdiri Bersama Rakyat Palestina

Berita
Menlu RI di SMU PBB: Indonesia Akan Terus Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Tanggal
27 September 2026
Menlu RI di SMU PBB: Indonesia Akan Terus Berdiri Bersama Rakyat Palestina
Indonesia | English

Menteri Luar Negeri RI Sugiono kembali menyuarakan dukungan bagi rakyat Palestina di Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Kesempatan tersebut juga digunakan untuk menegaskan kesiapan Indonesia dalam memelihara perdamaian global melalui pencalonan Anggota Tidak Tetap DK PBB 2029-2030.

1 / 1
arrow_back arrow_forward

New York, Amerika Serikat- "Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri terpenuhi dan Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat terwujud berdasarkan Solusi Dua Negara, sesuai hukum internasional dan parameter yang telah disepakati secara internasional," tegas Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam Pernyataan Nasional Indonesia pada Debat Umum Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Sabtu (26/9).

Menlu Sugiono menekankan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina tidak terlepas dari pengalaman Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan dari kolonialisme. Perjalanan Indonesia menuju kemerdekaan telah membentuk dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina dan hak mereka untuk menentukan masa depannya sendiri.

"Palestina bukan hanya persoalan satu kawasan. Palestina adalah ujian apakah sistem multilateral mampu menegakkan prinsip-prinsip yang menjadi dasar pembentukannya dan mampu memberikan hasil ketika paling dibutuhkan," ujar Menlu Sugiono.

Menlu RI menegaskan bahwa kekuatan sistem multilateral tidak hanya bergantung pada institusinya, tetapi juga pada prinsip-prinsip yang dijunjung bersama. Hukum internasional harus ditegakkan secara konsisten, kedaulatan harus dihormati, dan kolonialisme harus diakhiri.

Dalam konteks yang lebih luas, Menlu Sugiono menegaskan kesiapan Indonesia untuk terus mengambil bagian dalam menjaga perdamaian dan keamanan internasional, sebagaimana amanat Konstitusi untuk berkontribusi pada dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Komitmen tersebut telah diwujudkan melalui diplomasi dan mediasi, bantuan kemanusiaan, pembangunan perdamaian, serta kontribusi pada misi pemeliharaan perdamaian PBB. Sejak 1957, personel Indonesia telah bertugas dalam berbagai misi PBB di berbagai belahan dunia.

Semangat tersebut juga menjadi landasan pencalonan Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029-2030 dengan tema "Fostering Unity, Advancing Peace." Fostering Unity berarti membangun kembali kepercayaan terhadap sistem multilateral dan menjaga ruang dialog tetap terbuka, sementara Advancing Peace menekankan pentingnya menjunjung hukum internasional dan memanfaatkan secara efektif berbagai instrumen yang tersedia.

Indonesia akan membawa pendekatan yang selama ini menjadi landasan politik luar negerinya, yaitu menjaga dialog tetap terbuka, membangun titik temu, menjunjung Piagam PBB secara konsisten, serta menerjemahkan tanggung jawab bersama menjadi kerja sama konkret bagi perdamaian dan keamanan internasional.

Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on September 27, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on September 26, 2026 at 23:59 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]