Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

04/07/2026 | Press release | Distributed by Public on 04/08/2026 01:17

Fase Baru Kerja Sama Ekonomi dan Kelembagaan Indonesia-California

Berita
Fase Baru Kerja Sama Ekonomi dan Kelembagaan Indonesia-California
Tanggal
7 April 2026
Fase Baru Kerja Sama Ekonomi dan Kelembagaan Indonesia-California

Konsul Jenderal Indonesia di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, telah bertemu dengan California State Treasurer Fiona Ma beserta jajaran, termasuk CEO California Public Employees' Retirement System (CalPERS/Dana Pensiun Pegawai Publik California) Marcie Frost, di Wisma Indonesia, 6 April 2026.

1 / 3
arrow_back arrow_forward

San Francisco, Amerika Serikat - Upaya penguatan hubungan ekonomi dan kelembagaan Indonesia dengan kawasan Amerika Serikat bagian barat memasuki fase baru melalui pertemuan Konsul Jenderal RI di San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana; dengan State Treasurer California Fiona Ma; dan CEO California Public Employees' Retirement System (CalPERS/Dana Pensiun Pegawai Publik California), Marcie Frost; di Wisma Indonesia (6/4). Pertemuan ini menjadi forum dialog strategis untuk menjajaki kerja sama konkret, dengan menekankan karakteristik saling melengkapi antara California sebagai pusat inovasi, teknologi, dan modal, serta Indonesia dengan skala pasar, pertumbuhan, dan posisi strategis di Asia Tenggara.

Pembahasan paling menonjol berada pada penguatan kerja sama di sektor investasi, termasuk pengelolaan dana pensiun dan investasi jangka panjang. Indonesia menyampaikan ketertarikan untuk mempelajari praktik terbaik CalPERS, sementara pihak California menyampaikan pentingnya tata kelola yang kuat, disiplin kelembagaan, dan orientasi jangka panjang.

"Indonesia dan California memliki karakteristik yang dapat saling melengkapi (complementary). California dengan kekuatan pada inovasi, teknologi, dan modal sementara Indonesia dengan skala pasar, pertumbuhan, serta posisi strategis di Asia Tenggara", tegas Konjen Yohpy Wardana.

Kedua pihak sepakat untuk menjajaki kerja sama dalam sektor strategis lainnya, di antaranya:

  1. Sektor energi bersih, selaras dengan prioritas Indonesia menuju transisi energi dan sumber energi baru. Selaras dengan pengalaman panjang California dalam kebijakan dan investasi berkelanjutan.
  2. Sektor teknologi terutama kecerdasan artifisial, untuk mendukung termasuk peningkatan produktivitas nasional, pengelolaan sumber daya, dan mitigasi bencana. Diskusi tidak hanya menyoroti peluang, tetapi juga tantangan tata kelola, termasuk dampak kecerdasan artifisial terhadap dunia kerja, pendidikan, dan perlindungan generasi muda.
  3. Sektor energi, mineral, dan kendaraan listrik selaras dengan agenda hilirisasi industri, khususnya pada komoditas strategis seperti nikel. California menunjukkan minat terhadap peluang integrasi antara sumber daya Indonesia dan inovasi teknologi yang berkembang di wilayah tersebut.
  4. Pada sektor pendidikan dan riset, kedua pihak menjajaki kerja sama antaruniversitas untuk mendukung kolaborasi di bidang teknologi, pertanian, dan riset terapan.

Secara keseluruhan, pertemuan ini memperlihatkan bahwa hubungan Indonesia-California menjadi strategi Indonesia untuk memperluas kemitraan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Dialog yang terbangun tidak hanya memperkuat saling pengertian, tetapi juga membuka jalur kerja sama konkret di bidang investasi, teknologi, energi, dan pendidikan.

Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di San Francisco

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on April 07, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on April 08, 2026 at 07:18 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]