Results

Ministry of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia

01/17/2026 | Press release | Distributed by Public on 01/16/2026 23:09

Taruna KKP Bersihkan Lokasi Bencana Tak Terjangkau Alat Berat

SIARAN PERS

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN

NOMOR: SP.19/SJ.5/I/2026

Jakarta, (17/1) - Taruna Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyatakan kesiapan penuh untuk membantu korban bencana di Sumatra dengan turun langsung ke lokasi terdampak. Para taruna diterjunkan KKP sebagai bagian dari dukungan untuk mempercepat proses pemulihan pascabencana.

Muhammad Ridho, salah satu Taruna Politenik AUP, mengungkapkan bahwa dirinya sangat senang bisa berperan langsung membantu proses rekontruksi bencana. Baginya, penugasan ini menjadi bentuk tanggung jawab dalam membantu masyarakat.

"Saya siap 100 persen sebagai taruna yang diterbangkan ke Sumatra untuk membantu para korban terdampak bencana. Kami akan sekuat tenaga membantu Pemerintah," kata Ridho dalam siaran resmi KKP di Jakarta, Sabtu (17/1).

Dia menuturkan, para taruna akan berkontribusi secara langsung melalui bantuan tenaga di lapangan. Selain itu, mereka juga akan menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama menempuh pendidikan di kampus untuk membantu penanganan korban terdampak bencana.

Adapun, para taruna tersebut membawa sejumlah peralatan dan perlengkapan pendukung untuk kegiatan di lapangan, seperti tali, sarung tangan, dan sepatu khusus. Selain itu, disiapkan pula berbagai alat bantu sederhana yang digunakan untuk mendukung kegiatan pembersihan.

Sebagai informasi, KKP baru-baru ini menerjunkan 1.142 taruna dari berbagai satuan pendidikan vokasi KKP ke lokasi bencana di Sumatra. Langkah tersebut bertujuan untuk membantu mempercepat penanganan wilayah bencana, khususnya pembersihan lokasi-lokasi yang tidak terjangkau alat berat.

"Saya sudah ke sana dan medannya sangat luar biasa. Kami sudah memberikan pembekalan pada mereka. Tugasnya banyak, salah satunya membantu membersihkan lumpur karena lumpur di sana tinggi-tinggi," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono saat melepas para taruna di Halim beberapa waktu lalu.

Dia juga menegaskan bahwa pengerahan taruna merupakan wujud komitmen kehadiran negara di tengah masyarakat. Dirinya juga menyatakan kesiapan KKP untuk menambah jumlah taruna yang diterjunkan apabila dibutuhkan.

BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT DAN KERJA SAMA LUAR NEGERI

Ministry of Maritime Affairs and Fisheries of the Republic of Indonesia published this content on January 17, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on January 17, 2026 at 05:09 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]