Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia

07/06/2026 | Press release | Distributed by Public on 07/07/2026 21:53

KJRI Perth Dampingi Misi Investasi Perkuat Kerja Sama Industri Garam Indonesia-Australia

Berita
KJRI Perth Dampingi Misi Investasi Perkuat Kerja Sama Industri Garam Indonesia-Australia
Tanggal
6 Juli 2026
KJRI Perth Dampingi Misi Investasi Perkuat Kerja Sama Industri Garam Indonesia-Australia

Melalui kemitraan strategis dengan BCI Minerals, KJRI Perth mendorong realisasi investasi Australia di sektor industri garam nasional. Kunjungan lapangan ke Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur ini difokuskan untuk mendukung hilirisasi serta memperkuat rantai pasok garam domestik.

1 / 5
Perth, 6 Juli 2026 - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Perth turut mendampingi kunjungan delegasi BCI Minerals ke Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur dalam rangka menjajaki peluang kerja sama dan investasi di sektor industri garam nasional
arrow_back arrow_forward
Perth, 6 Juli 2026 - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Perth turut mendampingi kunjungan delegasi BCI Minerals ke Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur dalam rangka menjajaki peluang kerja sama dan investasi di sektor industri garam nasional

Perth, Australia - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Perth mendampingi kunjungan delegasi BCI Minerals ke Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Jawa Timur (06/07). Kunjungan lapangan ini dilakukan dalam rangka menjajaki peluang kerja sama serta investasi strategis di sektor industri garam nasional.

Kunjungan kerja tersebut dipimpin langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam memperkuat kemitraan ekonomi bilateral yang lebih produktif antara Indonesia dan Australia.

Agenda utama kunjungan difokuskan pada penjajakan potensi pengembangan industri garam nasional, khususnya di Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) yang terletak di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Delegasi juga melihat langsung peluang investasi BCI Minerals dalam pengolahan garam industri di tanah air.

Saat berada di Kabupaten Rote Ndao, delegasi meninjau secara langsung berbagai fasilitas infrastruktur K-SIGN. Mereka mengadakan diskusi intensif dengan pihak pengelola mengenai upaya peningkatan kualitas garam nasional, efisiensi operasional, serta strategi pengembangan industri yang berdaya saing tinggi untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur. Dalam kesempatan tersebut, delegasi menggelar pertemuan dengan perwakilan PT Garam, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Pertemuan di Jawa Timur ini secara khusus membahas potensi kolaborasi taktis dalam mendukung hilirisasi industri garam nasional, sekaligus upaya penguatan rantai pasok industri berbasis garam bagi kedua negara.

Selain pertemuan formal, delegasi juga mengunjungi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Manyar atau Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) guna mengeksplorasi peluang pembangunan salt wash plant serta fasilitas produksi garam farmasi (pharmaceutical salt).

Dengan dukungan infrastruktur industri modern, akses pelabuhan strategis, utilitas yang memadai, dan ekosistem industri yang telah mapan, kawasan Gresik dinilai memiliki potensi yang sangat kuat sebagai tujuan investasi utama di sektor pengolahan garam mutakhir.

Kunjungan ini mencerminkan komitmen bersama Indonesia dan Australia dalam memperkuat kerja sama ekonomi melalui peningkatan investasi di sektor-sektor strategis. Penjajakan ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan jangka panjang yang meningkatkan nilai tambah industri domestik serta memberikan manfaat ekonomi berkelanjutan.

KJRI Perth menegaskan akan terus memfasilitasi dan mendukung berbagai inisiatif yang mendorong peningkatan arus investasi dan perdagangan antara Indonesia dan Australia. Langkah ini menjadi pilar penting dalam mempererat hubungan ekonomi bilateral yang produktif dan saling menguntungkan.

Sumber: Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Perth

Kembali Ke List
Ministry of Foreign Affairs of the Republic of Indonesia published this content on July 06, 2026, and is solely responsible for the information contained herein. Distributed via Public Technologies (PUBT), unedited and unaltered, on July 08, 2026 at 03:53 UTC. If you believe the information included in the content is inaccurate or outdated and requires editing or removal, please contact us at [email protected]